KabarDermayu.com – Suasana akrab tercipta di sebuah kedai kopi di Jepara pada Sabtu, 30 Mei, ketika ratusan pengemudi ojek online (ojol) berkumpul. Jaket hijau dan oranye yang menjadi ciri khas mereka mendominasi ruangan, namun kali ini bukan untuk menunggu pesanan.
Mereka duduk santai, mengobrol, dan menikmati kopi bersama anggota kepolisian. Acara bertajuk “Polantas Menyapa” ini menjadi momen istimewa yang diinisiasi oleh Korlantas Polri dan Satlantas Polres Jepara.
Acara ini tidak hanya sekadar formalitas. Kehadiran Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menjadi penanda pentingnya acara ini. Turut hadir pula Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Pratama Adhyasastra, serta Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto, didampingi sejumlah anggota.
Pemilihan kedai kopi sebagai lokasi acara terbukti efektif dalam mencairkan suasana. Suasana yang santai dan kasual seketika meruntuhkan sekat antara aparat penegak hukum dan para pekerja jalanan.
Baca juga: Prabowo Prancis: Kesepakatan Bisnis Rp61 Triliun Dibawa Pulang
Dalam obrolan yang mengalir, Kakorlantas Agus Suryonugroho menekankan bahwa program “Polantas Menyapa dan Melayani” merupakan arahan langsung dari Kapolri. Tujuannya adalah untuk mengubah persepsi masyarakat terhadap polisi lalu lintas.
“Kami ingin polisi lalu lintas tidak hanya dilihat sebagai penegak hukum yang kaku, tetapi sebagai sahabat, pelayan, dan mitra yang selalu hadir di tengah masyarakat,” tegas Agus.
Agus berharap momen ini dapat menjadi jembatan untuk mempererat komunikasi di masa mendatang. Ia menekankan pentingnya komunitas ojol dan Polri untuk berjalan beriringan dalam semangat kolaborasi dan persaudaraan.
Sementara itu, Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto menjelaskan bahwa acara ini dirancang sebagai forum dialog dua arah. Polisi ingin mendengar langsung berbagai realita yang dihadapi oleh para pengemudi ojol di lapangan.
“Kami ingin mendengar keluh kesah, masukan, maupun kendala yang dihadapi rekan-rekan driver ojol. Bagi kami, mereka adalah mitra strategis dalam menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di Jepara,” ujar AKBP Hadi.
Pendekatan proaktif ini disambut hangat oleh komunitas ojol. Salah seorang pengemudi yang hadir mengungkapkan rasa senangnya karena dapat berbicara langsung dengan para petinggi polisi tanpa rasa sungkan.
“Kami sangat berterima kasih. Melalui acara santai seperti ini, kami jadi tidak takut atau canggung untuk menyampaikan aspirasi dan kendala kami di jalanan. Hari ini kami merasa benar-benar diayomi dan diperhatikan,” ungkapnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas peran penting para pengemudi ojol dalam menjaga ketertiban di jalan raya dan kondusivitas kota, Polres Jepara bersama Korlantas Polri turut membagikan sejumlah sarana kontak dan bantuan sosial di akhir acara.
Melalui kehangatan secangkir kopi ini, Polres Jepara berharap sinergi dengan para pekerja jalanan akan semakin terjalin erat. Dengan komunikasi yang menyentuh hati ini, diharapkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Jepara dapat ditekan secara signifikan.





