Wakil Kepala BGN Baru: Mayjen TNI Trenggono Gantikan Sony Sanjaya

oleh -7 Dilihat
Wakil Kepala BGN Baru: Mayjen TNI Trenggono Gantikan Sony Sanjaya

KabarDermayu.com – Presiden Prabowo Subianto menunjuk Mayor Jenderal TNI Trenggono untuk menduduki posisi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Beliau menggantikan Sony Sanjaya dalam rotasi pejabat yang terjadi pada hari Selasa.

Mayjen Trenggono dikenal sebagai seorang perwira tinggi di TNI Angkatan Darat. Sebelum penunjukannya, beliau memiliki rekam jejak sebagai Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara. Ia juga aktif terlibat dalam berbagai program berskala nasional, termasuk Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih.

Lahir pada tanggal 21 November 1969, Mayjen Trenggono menempuh pendidikan militernya di Akademi Militer. Beliau memilih cabang Infanteri atau Kopassus dan berhasil menyelesaikan pendidikannya pada tahun 1993.

Sebelum bertugas di BGN, Mayjen Trenggono pernah memegang jabatan sebagai Direktur Umum Akademi Militer pada periode 2023-2024. Setelah itu, beliau berpindah tugas ke Lembaga Pengembangan dan Penelitian Angkatan Darat (Seskoad) yang berlokasi di Jakarta. Di Seskoad, beliau menjabat sebagai Direktur Pengkajian dan Pengembangan dari tahun 2024 hingga 2025.

Jejak karir Mayjen Trenggono juga mencakup posisi sebagai Staf Khusus Panglima TNI pada tahun 2025, menunjukkan pengalaman dan kepercayaan yang diberikan kepadanya dalam lingkup militer.

Pergantian pejabat di BGN ini merupakan bagian dari serangkaian perubahan yang dilakukan terhadap beberapa posisi penting di lembaga tersebut.

Presiden Prabowo Subianto juga telah menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru, menggantikan Dadan Hindayana. Selain itu, Agustina Arumsari juga telah diangkat sebagai Wakil Kepala BGN yang baru, menggantikan Lodewijk Pusung.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa keputusan Presiden untuk melakukan pergantian pimpinan BGN ini didasarkan pada hasil pemantauan dan evaluasi kinerja lembaga tersebut yang telah berlangsung selama kurang lebih satu setengah tahun.

Menurut Prasetyo Hadi, Presiden secara berkelanjutan memantau dan mengevaluasi kinerja seluruh jajaran kabinet, termasuk BGN, dalam menjalankan tugas-tugas harian. Evaluasi ini juga melibatkan penerimaan berbagai masukan dari kementerian terkait, masyarakat luas, serta para penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca juga: Inflasi Mei 2026 Terjaga, BI dan Pemerintah Konsisten Kebijakan

Prasetyo Hadi menekankan bahwa BGN memegang peran yang sangat strategis dalam upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, sangat penting bagi BGN untuk memiliki tata kelola yang kuat, mampu melakukan koordinasi lintas sektor secara efektif, serta dipimpin oleh figur yang cakap dalam memastikan seluruh program berjalan sesuai target, tepat waktu, dan berlandaskan prinsip akuntabilitas.