KabarDermayu.com – Warga Desa Pasir Gadung, Kabupaten Tangerang, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang pedagang cilok berinisial R di dalam sebuah kontrakan pada Selasa, 2 Juni 2026.
Pihak kepolisian dari Polsek Cikupa segera turun tangan untuk menyelidiki kasus yang diduga kuat sebagai tindak pidana pembunuhan ini.
Dugaan tersebut diperkuat oleh temuan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang menunjukkan jasad korban bersimbah darah akibat luka senjata tajam.
Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri menjelaskan bahwa tim Inafis Polres dan Polsek, bersama Unit Reskrim Cikupa, menemukan banyak darah di lokasi kejadian.
Posisi korban saat ditemukan adalah tengkurap di lantai kontrakan.
Kronologis awal kasus ini bermula dari kecurigaan seorang saksi bernama Septiana.
Pada malam sebelumnya, sekitar pukul 00.00 WIB, saksi melihat pintu kontrakan korban dalam keadaan terkunci dari luar.
Gerobak cilok milik korban juga masih terparkir di depan kontrakan, menambah kejanggalan.
Karena merasa ada yang tidak beres, saksi kembali mengecek kondisi kontrakan pada siang harinya, sekitar pukul 14.30 WIB.
Saat itulah, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim penyidik kepolisian segera melaksanakan olah TKP dan mengevakuasi jasad korban sekitar pukul 15.00 WIB.
Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Balaraja untuk menjalani proses visum dan autopsi.
Pemeriksaan medis ini penting untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Polisi masih enggan berspekulasi mengenai kondisi fisik jasad secara spesifik maupun penyebab pasti kematiannya.
Tim Identifikasi (Inafis) Polresta Tangerang dan Reserse Kriminal masih mendalami luka yang ada melalui hasil visum dan autopsi.
Hal ini dilakukan untuk mengetahui secara pasti sebab dan akibat yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Selain melakukan penyelidikan terhadap jasad korban, kepolisian juga telah memeriksa sejumlah saksi terkait.
Informasi awal menyebutkan bahwa korban, R, berjenis kelamin laki-laki dan berasal dari Madura.
Korban diketahui baru menyewa kontrakan di daerah Pasir Gadung tersebut sekitar 10 hari.
Ia tinggal bersama seorang temannya yang berinisial S.
Pihak kepolisian terus berupaya mengumpulkan berbagai barang bukti.
Baca juga: Rudal Iran Mengudara, Harga Minyak Dunia Meroket
Termasuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian dan memintai keterangan dari para saksi.





