Eks Wakil BGN Lodewyk Pusung Tersangka Korupsi, Harta Rp60,5 Miliar Terungkap.

oleh -9 Dilihat
Eks Wakil BGN Lodewyk Pusung Tersangka Korupsi, Harta Rp60,5 Miliar Terungkap.

KabarDermayu.com – Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia ditetapkan bersama dua petinggi BGN lainnya, yaitu Dadan Hindayana dan Sony Sanjaya.

Ketiganya diduga melakukan intervensi dalam proses verifikasi sejumlah Yayasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Lebih lanjut, mereka juga diduga memiliki afiliasi dengan yayasan-yayasan tersebut.

Akibat afiliasi ini, beberapa Yayasan SPPG dilaporkan menerima dana miliaran rupiah setiap harinya. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung, Syarif Sulaeman Nahdi, di Kantor Kejagung Jakarta Selatan pada Rabu, 3 Juni 2026.

Sebelum terjerat kasus korupsi di BGN, Lodewyk Pusung memiliki rekam jejak militer yang panjang. Setelah lulus Akademi Militer pada tahun 1985, ia menduduki berbagai posisi strategis di TNI.

Salah satu jabatannya yang menonjol adalah sebagai Panglima Kodam (Pangdam) I Bukit Barisan, di mana ia dikenal tegas dalam menangani kebakaran hutan di Riau. Karier militernya berakhir saat menjabat sebagai Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI.

Total Kekayaan Lodewyk Pusung

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tertanggal 11 Februari 2025, total kekayaan Lodewyk Pusung tercatat sebesar Rp 60.540.791.335, atau sekitar Rp 60,5 miliar.

Aset terbesarnya berasal dari tanah dan bangunan, yang jika ditotal mencapai Rp 58.725.000.000. Aset ini mayoritas berlokasi di Minahasa Utara, namun juga tersebar di Jakarta Timur, Tangerang, dan Bogor.

Selain itu, Lodewyk Pusung juga memiliki aset berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp 796.000.000. Kendaraan yang terdata meliputi Mobil Toyota Kijang Innova tahun 2016 senilai Rp 250 juta, Motor Kawasaki LX150F tahun 2016 senilai Rp 16 juta, Mobil Honda HRV tahun 2018 senilai Rp 180 juta, dan Mobil Toyota Fortuner tahun 2017 senilai Rp 350 juta.

Harta bergerak lainnya yang dimiliki Lodewyk tercatat senilai Rp 300 juta, serta kas dan setara kas sebesar Rp 719.791.335. Menariknya, Lodewyk Pusung tercatat tidak memiliki utang sama sekali, yang membuat total kekayaannya mencapai angka fantastis tersebut.