Prabowo Pastikan Anggaran Lembaga Anti-Korupsi Bertambah untuk Pencegahan

oleh -8 Dilihat
Prabowo Pastikan Anggaran Lembaga Anti-Korupsi Bertambah untuk Pencegahan

KabarDermayu.com – Presiden RI Prabowo Subianto berencana untuk meningkatkan anggaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga Kejaksaan Agung (Kejagung). Langkah ini diambil untuk memperkuat pengawasan dan pencegahan korupsi dalam program prioritas nasional, yaitu program makan bergizi gratis (MBG).

Menteri Sekretaris Negara RI, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa penambahan anggaran ini merupakan konsekuensi logis untuk memastikan tidak ada penyimpangan atau tindak pidana korupsi yang terjadi dalam pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo.

“Kalau kemudian nanti itu adalah bagian dari sebuah konsekuensi ya, kami pikir tidak ada masalah. Karena lebih baik kita menambah anggaran untuk mencegah terjadinya tindak-tindak pidana korupsi. Pilihannya kan lebih baik seperti itu,” ujar Prasetyo Hadi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, 4 Juni 2026.

Prasetyo Hadi menambahkan bahwa Presiden Prabowo secara konsisten menekankan pentingnya pengawasan yang ketat terhadap program MBG yang dilaksanakan oleh Badan Pangan Nasional (BPN). Lebih luas lagi, Presiden Prabowo juga meminta agar seluruh program pemerintah diawasi secara menyeluruh oleh aparat penegak hukum.

“Memang semangatnya kita betul-betul mau berusaha sekeras-kerasnya memerangi budaya korupsi ini,” tegasnya.

Ia melanjutkan, Presiden Prabowo secara rutin menerima laporan dari berbagai lembaga penegak hukum mengenai jalannya program di setiap kementerian dan lembaga. Namun, evaluasi dan monitoring yang rutin dilakukan oleh Presiden Prabowo tidak selalu berarti telah terjadi penyelewengan atau korupsi.

“Makna monitoringnya kan tidak kemudian selalu mengarah kepada suatu kejadian atau suatu tindakan kan. Lebih kepada program-program yang harus segera dijalankan oleh kementerian masing-masing,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo telah meminta Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), KPK, serta Kejagung untuk memperkuat pengawasan dan menindak tegas setiap penyimpangan dalam pelaksanaan program MBG, tanpa terkecuali.

Presiden Prabowo juga berjanji akan memenuhi kebutuhan lembaga pengawas dan aparat penegak hukum. Hal ini demi memastikan bahwa tidak ada penyelewengan dan korupsi yang terjadi dalam program MBG, yang dinilai sangat penting bagi masa depan bangsa.

Pernyataan ini disampaikan oleh Presiden Prabowo dalam sambutannya pada acara “Membangun Generasi Masa Depan Indonesia Melalui Nutrisi” yang diselenggarakan di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 3 Juni 2026.