Pelajar Dompu Diajak Daur Ulang Limbah Domestik dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia

oleh -4 Dilihat
Pelajar Dompu Diajak Daur Ulang Limbah Domestik dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia

KabarDermayu.com – PT Sumbawa Timur Mining (STM) memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan mengajak para pelajar di Dompu untuk mendaur ulang limbah domestik. Kegiatan ini dimulai dengan memberikan edukasi kepada siswa SMAN 1 Pajo mengenai pentingnya pengelolaan minyak jelantah.

Setiap tahun, Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati secara global pada tanggal 5 Juni. Agenda tahunan yang digagas oleh Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) ini juga menjadi momentum bagi STM untuk menggalakkan kesadaran lingkungan di wilayah kerjanya.

Menurut data Badan Pusat Statistik NTB, rata-rata konsumsi minyak goreng per kapita di provinsi tersebut pada tahun 2025 mencapai sekitar 1,2 liter per bulan. Tingginya angka konsumsi ini berimplikasi pada banyaknya jumlah minyak jelantah yang dihasilkan.

Minyak jelantah yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan berbagai dampak negatif. Limbah ini berpotensi merusak ekosistem perairan, menurunkan kesuburan tanah, bahkan menimbulkan masalah kesehatan karena kandungan senyawa berbahaya.

Di SMAN 1 Pajo, tim Sustainability STM memberikan pemaparan mengenai pentingnya pengelolaan lingkungan, dilanjutkan dengan tutorial pemanfaatan minyak jelantah. Para siswa diajarkan bahwa minyak sisa penggorengan dapat diolah kembali menjadi produk bernilai guna.

Minyak jelantah dapat didaur ulang menjadi sabun, lilin, atau bahkan minyak pelumas sederhana. Dalam sesi praktik, para peserta diajak untuk langsung membuat sabun cuci dari minyak jelantah yang telah disediakan.

Kepala Sekolah SMAN 1 Pajo, Amar Hadi, menyambut positif inisiatif STM. Ia mengapresiasi keterlibatan para pelajar dalam kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini.

“Siswa dapat merasakan langsung bagaimana mereka menjaga lingkungan, membuat lingkungan menjadi sehat, dan mendaur ulang minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat,” ujar Amar Hadi.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini selaras dengan nilai-nilai pendidikan yang diusung oleh SMAN 1 Pajo, yaitu pendidikan yang berdekatan dengan alam atau “pendidikan yang dekat dengan bumi”.

Amar Hadi juga berharap agar STM dapat terus memberikan dukungan dalam pengembangan kualitas pendidikan di Kabupaten Dompu. Dukungan ini dinilai telah berjalan baik selama ini.

“Harapan kami, semoga STM dapat terus mencerdaskan masyarakat, membuat para pelajar well educate, tidak hanya belajar di sekolah tetapi juga peduli terhadap lingkungan. Terima kasih STM, semoga sukses selalu,” ungkap Amar Hadi.

Principal Environmental Advisor STM, Ratri Auliandari, menjelaskan bahwa program edukasi lingkungan bagi pelajar SMAN 1 Pajo ini merupakan kelanjutan dari program “Sustainability Goes to School”.

Program ini dilaksanakan secara bergilir di sekolah-sekolah yang berada di sekitar area kerja STM. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di SDN 12 Hu’u, Kecamatan Hu’u, dengan fokus pada edukasi daur ulang sampah plastik.

Ratri menambahkan, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026 oleh STM tidak hanya terbatas pada edukasi daur ulang di sekolah.

“Kami juga memiliki program lingkungan yang melibatkan berbagai pihak, seperti penanaman pohon bersama masyarakat Desa Sawe dan lokakarya lingkungan bagi karyawan dan mitra kerja STM di Site Hu’u. Langkah kolaborasi ini selaras dengan tema global Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, yakni #NowForClimate,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari upaya terpadu STM dalam melestarikan lingkungan, baik di dalam maupun di luar area operasional perusahaan. Sepanjang tahun 2026, STM telah mendistribusikan lebih dari 1.150 bibit pohon kepada masyarakat sebagai dukungan program penghijauan.

Sebelumnya, pada tahun 2025, STM berhasil merehabilitasi lahan bekas eksplorasi seluas 8,92 hektare. Angka ini melampaui target yang ditetapkan, yaitu sebesar 105% dari target semula.

“Berbagai upaya pelestarian lingkungan seperti studi rona awal, pemantauan rutin, hingga pembibitan tanaman, juga terus kami lakukan agar perkembangan Proyek Hu’u selaras dengan kelestarian alam di sekitarnya. Sebagai wujud komitmen, STM juga telah memiliki sertifikat internasional ISO 14001:2015 untuk Sistem Manajemen Lingkungan, menunjukkan kesungguhan perusahaan terhadap perlindungan lingkungan bahkan sejak tahap eksplorasi,” tandas Ratri.