Paus Leo Mengutuk Serangan AS-Israel ke Iran

oleh -7 Dilihat
Paus Leo Mengutuk Serangan AS-Israel ke Iran

KabarDermayu.com – Paus Leo XIV kembali menyuarakan keprihatinan mendalam terkait konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Beliau secara tegas menyatakan bahwa serangan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran tidak dapat dikategorikan sebagai ‘perang yang adil’.

Pernyataan Paus Leo ini menyoroti pandangan bahwa konsep ‘perang yang adil’, yang telah ada selama berabad-abad, kini tidak lagi relevan dalam konteks peperangan modern yang sangat berbeda dari masa lalu.

Pandangan Paus Leo ini muncul sebagai respons atas pertanyaan yang diajukan kepadanya mengenai apakah konflik yang terjadi antara Iran dan koalisi AS-Israel dapat dianggap sebagai perang yang adil. Pertanyaan ini timbul setelah Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, menggunakan konsep tersebut untuk membenarkan tindakan militer Washington terhadap Teheran.

“Tidak ada perang yang adil di sana. Masalahnya adalah teori perang yang adil berasal dari berabad-abad lalu, dari masa ketika orang-orang belum bisa membayangkan senjata dan kemampuan penghancuran yang ada saat ini,” ujar Paus Leo, seperti dikutip dari laman Anadolu Agency pada Minggu, 7 Juni 2026.

Pernyataan Paus Leo ini muncul di tengah laporan yang menunjukkan adanya ketegangan sebelumnya antara dirinya dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait eskalasi konflik di Iran.

Di tengah berlanjutnya pertempuran, Paus Leo secara konsisten menyerukan penghentian perang dan mengkritik berbagai pernyataan yang ia anggap berpotensi memperburuk situasi konflik.

Bahkan, di awal tahun ini, Paus Leo mengecam keras ancaman Trump yang menyatakan bahwa tidak akan ada lagi peradaban yang tersisa di Iran. Beliau menyebut pernyataan tersebut sebagai sesuatu yang tidak dapat diterima.

Menanggapi kritik dari Paus Leo, Trump kemudian membalas dengan menyebut Paus sebagai sosok yang lemah dan tidak kompeten dalam urusan kebijakan luar negeri.

Namun, Paus Leo menegaskan bahwa dirinya tidak gentar menghadapi kritik tersebut dan akan terus menyuarakan penolakan terhadap perang serta seruan untuk perdamaian.

Perang komentar antara Paus Leo dan Trump ini juga memicu reaksi dari berbagai pihak di Italia. Sejumlah pemimpin politik di negara tersebut secara terbuka mengkritik pernyataan Trump dan menyatakan dukungan penuh terhadap seruan damai yang disampaikan oleh Paus Leo.

Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, secara khusus menyebut komentar yang ditujukan kepada Paus Leo sebagai tindakan yang tidak dapat diterima dan sangat disayangkan.