KabarDermayu.com – Sebuah video dan foto yang beredar di media sosial baru-baru ini menghebohkan publik. Dalam unggahan tersebut, tampak seorang pria yang diduga penyuka sesama jenis (LGBT) berhasil lolos seleksi menjadi prajurit TNI.
Foto yang viral itu memperlihatkan seorang pria merangkul mesra pria lain yang mengenakan seragam dinas TNI. Video ini pertama kali diunggah oleh akun TikTok @farah999999991.
Akun tersebut menampilkan tangkapan layar dari akun media sosial bernama Saputra Zakaria. Saputra diketahui telah mengunggah foto dan video kebersamaannya dengan seorang pria sejak sebelum dirinya diterima sebagai prajurit.
Dalam unggahan statusnya, Saputra Zakaria menyertakan keterangan yang bersifat romantis. Ia menulis, “Kangen sekali pe kangen. Sampai ketemu kembali di pembaretan botakku. Menunggu info berapa hari dia pembaretan ternyata tidak sesabar ini.”
Tidak hanya itu, Saputra Zakaria juga sempat membagikan momen video kebersamaan dengan pria berseragam tersebut dengan keterangan bernada kerinduan, “Misyou botak”.
Bahkan, ia juga mengunggah foto pria berseragam yang disapanya “Botak” itu dengan kutipan yang menunjukkan kedekatan emosional. “Kamu punya rasa, tapi abang ini punya saya,” tulisnya.
Setelah berbagai foto dan video tersebut menjadi viral di berbagai platform media sosial, reaksi dari warganet pun ramai bermunculan. Banyak yang menyuarakan kekhawatiran dan mempertanyakan bagaimana seorang pria yang diduga LGBT bisa lolos dalam proses seleksi prajurit TNI.
Klarifikasi Saputra Zakaria
Menanggapi kehebohan yang timbul akibat unggahan foto dan videonya bersama pria berseragam TNI, Saputra Zakaria akhirnya memberikan klarifikasi melalui sebuah video di akun media sosialnya.
Dalam video klarifikasinya, Saputra Zakaria menyampaikan permohonan maaf atas unggahan yang telah menimbulkan rasa ketidaknyamanan di tengah masyarakat. Ia juga mengakui bahwa unggahannya tersebut berpotensi merusak citra baik TNI.
Lebih lanjut, Saputra Zakaria menegaskan bahwa hubungannya dengan pria berseragam TNI itu hanyalah sebatas teman biasa. Tidak ada hubungan romantis atau hubungan spesial lainnya seperti yang dituduhkan oleh sebagian publik.
“Saya Saputra Zakaria meminta maaf atas ketidaknyamanan story saya dan membuat rusak nama TNI. Dan juga bahwa itu bukan pacar saya atau tidak ada hubungan yang bermaksud di story itu. Dan itu hanya teman saya, tidak ada hubungan sama sekali,” ungkap Saputra Zakaria dalam video klarifikasinya, seperti dikutip dari akun TikTok @soal_unsrat.
Ia kembali menegaskan permohonan maafnya atas cerita yang telah ia sebarkan di media sosial. “Saya juga meminta maaf atas story saya. Saya sebagai diri pribadi meminta maaf banyak dan juga saya meminta maaf telah menyebarkan foto di sosial media. Juga saya sebagai pribadi meminta maaf sebanyak-banyaknya. Terima kasih,” sambungnya.
Sementara itu, pihak TNI AD juga telah memberikan tanggapan resmi terkait isu yang beredar. Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono menyatakan bahwa TNI AD telah melakukan penyelidikan mendalam terkait dugaan perilaku LGBT pada salah satu prajuritnya.
“TNI AD telah melakukan pendalaman secara menyeluruh melalui pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait, saksi, pemeriksaan kesehatan jiwa dan fisik, pemeriksaan Mental Ideologi serta penelusuran jejak digital,” ujar Donny Pramono saat dihubungi pada Minggu, 7 Juni 2026.
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan secara komprehensif, pihak TNI AD menyatakan tidak menemukan adanya bukti yang menguatkan tuduhan tersebut. Tidak ditemukan bukti yang menunjukkan adanya hubungan romantis, hubungan seksual sesama jenis, maupun keterlibatan prajurit dalam perilaku LGBT sebagaimana yang dituduhkan dalam narasi yang beredar di media sosial.
(kmr)





