Kopdes Merah Putih Mampu Ciptakan Jutaan Lapangan Kerja

oleh -12 Dilihat
Kopdes Merah Putih Mampu Ciptakan Jutaan Lapangan Kerja

KabarDermayu.com – Program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak hanya dirancang untuk memperkuat perekonomian di tingkat desa, tetapi juga memiliki potensi besar dalam menyerap tenaga kerja. Program ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja dalam skala yang signifikan di seluruh Indonesia.

Jika target pembangunan 80.000 unit Kopdes Merah Putih tercapai pada tahun 2029, program ini diperkirakan dapat menyerap lebih dari 1,4 juta tenaga kerja. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Muhammad Qodari.

Qodari menjelaskan bahwa penyerapan tenaga kerja merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan Kopdes Merah Putih, selain dari upaya menyediakan kebutuhan masyarakat dengan harga yang terjangkau. Kehadiran Kopdes Merah Putih membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal di setiap desa.

Setiap unit Kopdes Merah Putih akan mempekerjakan seorang manajer yang direkrut melalui proses seleksi nasional. Selain itu, sebanyak 17 warga lokal juga akan direkrut untuk menjalankan operasional koperasi di masing-masing unit.

“Setiap gerai Kopdes Merah Putih melibatkan satu manajer yang telah mengikuti rekrutmen nasional, serta 17 pekerja lokal yang seluruhnya diprioritaskan berasal dari desa setempat,” ujar Qodari dalam sebuah konferensi pers pada Rabu, 10 Juni 2026.

Para pekerja lokal ini akan mengisi berbagai posisi penting dalam operasional koperasi. Posisi tersebut mencakup asisten manajer, kasir, pramuniaga, petugas simpan pinjam, petugas gudang, sopir, hingga petugas keamanan.

Skema penyerapan tenaga kerja ini dirancang agar manfaat ekonomi dari Kopdes Merah Putih tidak hanya dirasakan melalui aktivitas usaha koperasi itu sendiri, tetapi juga melalui penciptaan lapangan kerja yang langsung menyentuh masyarakat desa.

“Melalui Kopdes Merah Putih, negara hadir membangun sistem dan ekosistem yang kuat untuk ekonomi masyarakat desa agar petani tersenyum, usaha warga desa tumbuh, dan anak muda desa memiliki pekerjaan serta harapan untuk sukses,” jelas Qodari.

Pemerintah saat ini terus berupaya mempercepat pembangunan Kopdes Merah Putih. Hingga tanggal 8 Juni 2026, tercatat sebanyak 1.061 unit Kopdes Merah Putih telah beroperasi. Unit-unit ini terbagi menjadi 530 unit di Jawa Timur dan 531 unit di Jawa Tengah.

Peresmian simbolis seluruh unit tersebut dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto di Desa Nglawak, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada tanggal 16 Mei 2026.

Berdasarkan data dari PT Agrinas Pangan Nusantara, saat ini terdapat 23.010 titik Kopdes Merah Putih yang sedang dalam proses pembangunan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 12.232 titik telah selesai dibangun secara fisik dan kini tengah memasuki tahap persiapan operasional.

Pemerintah menargetkan percepatan pembangunan Kopdes Merah Putih terus dilakukan. Sekitar 20.000 unit ditargetkan dapat diresmikan pada bulan Agustus mendatang. Sementara itu, target keseluruhan sebanyak 80.000 unit diharapkan dapat diselesaikan secara bertahap hingga tahun 2029.

“Dari informasi dari PT Agrinas Pangan Nusantara, sebanyak 20.000 titik ditargetkan dapat diresmikan pada Agustus mendatang,” pungkas Qodari.

Selain itu, Qodari menambahkan bahwa pemerintah melalui Panitia Seleksi Pengadaan Sumber Daya Manusia Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) masih memproses rekrutmen calon manajer. Sebanyak 30.000 calon manajer Kopdes Merah Putih akan berada di bawah naungan PT Agrinas Pangan Nusantara.

Mengutip data dari tim seleksi, sebanyak 639.732 pelamar telah mendaftar untuk posisi manajer Kopdes Merah Putih dan pegawai KNMP pada periode pendaftaran yang dibuka dari tanggal 15 hingga 24 April 2026. Dari jumlah tersebut, 483.648 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti tahap seleksi kompetensi.

Hingga tanggal 17 Mei 2026, tercatat sebanyak 101.158 peserta berhasil lolos seleksi kompetensi. Peserta yang lolos ini kemudian mengikuti seleksi kompetensi tambahan yang dilaksanakan pada tanggal 20 hingga 31 Mei 2026. Seleksi tambahan ini meliputi Tes Mental Ideologi dan Uji Pemeriksaan Kesehatan.

“Para pelamar yang lolos berstatus sebagai pegawai BUMN di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun. Skema ini sesuai dengan perencanaan program pada masa penguatan awal koperasi. Mereka tidak berstatus sebagai ASN, PPPK, maupun CPNS,” jelas Qodari.