KabarDermayu.com – Jagat media sosial tengah diramaikan oleh sebuah video viral yang menampilkan aksi seorang pemuda melakukan orasi terbuka terkait dugaan utang piutang yang melibatkan pejabat publik.
Dalam rekaman yang beredar luas, pemuda tersebut secara lantang menyebut bahwa seorang Wakil Gubernur Jawa Barat memiliki kewajiban utang sebesar Rp3 miliar yang hingga saat ini belum dilunasi. Aksi orasi itu dilakukan pria tersebut di atas sebuah mobil bak terbuka.
Pernyataan tersebut dikutip dari unggahan akun Instagram @aldosihotang pada Jumat, 24 Juli 2026. Dalam orasinya, pemuda tersebut dengan tegas melayangkan tuduhan mengenai nominal fantastis yang belum dikembalikan oleh sosok yang ia klaim sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat.
Lebih lanjut, pria yang mengenakan kaus berwarna putih itu melontarkan klaim kontroversial bahwa dana sebesar Rp3 miliar tersebut disalahgunakan untuk kepentingan pribadi, yakni untuk berfoya-foya bersama keluarga sang pejabat. Ia juga berdalih bahwa selama ini informasi tersebut tertutup dari publik karena dirinya merasa telah dibungkam.
Namun, klaim yang disampaikan oleh pemuda tersebut justru memicu kebingungan dan keraguan di kalangan warganet. Pasalnya, nama pejabat yang ia sebutkan tidak sesuai dengan data Wakil Gubernur Jawa Barat yang menjabat saat ini, yaitu Erwan Setiawan.
Dalam orasinya, pemuda itu menyebut nama Andri Sumantri sebagai sosok yang dimaksud. Selain itu, ia juga sempat menyinggung nama Dedi Mulyadi dalam kaitannya dengan dinamika jabatan wakil gubernur, sembari mengklaim dirinya memahami prosedur hukum karena latar belakang pendidikannya sebagai sarjana hukum.
Unggahan ini pun menuai reaksi keras dari para pengguna media sosial. Kolom komentar dibanjiri oleh netizen yang meragukan validitas pernyataan tersebut karena ketidaksesuaian nama pejabat yang disebutkan.
Salah satu netizen dengan tegas mengoreksi informasi tersebut dengan menuliskan, “Ade Somantri siapa? Wagub Jabar itu Erwan Setiawan.”
Banyak pula warganet yang meragukan tuduhan tersebut dari sisi logika, mengingat latar belakang keluarga Wakil Gubernur Jawa Barat yang dikenal sebagai sosok berada. “Percaya tidak wakil gubernur meminjam uang Rp3 miliar tidak dibayar? Dia adalah anak dari manajemen Persib, Haji Umuh Muchtar, rasanya tidak mungkin,” tulis salah satu komentar netizen.
Kritik tajam juga datang dari netizen lain yang menyoroti kurangnya bukti konkret dalam tuduhan tersebut. Mereka menilai aksi pemuda itu sebagai tindakan gegabah yang tidak berdasar, bahkan ada yang menyebutnya sebagai bentuk fitnah.
Beberapa warganet lantas meminta Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk menanggapi kabar yang beredar agar tidak menjadi polemik berkepanjangan.
@dedimulyadi71, @kdm_jawabarat biar tidak ada fitnah coba dicek. Kalau fitnah, hukum mereka biar kapok!
Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait mengenai tuduhan yang dilontarkan oleh pemuda dalam video tersebut. Publik pun diimbau untuk tetap bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial dan tidak mudah menelan mentah-mentah klaim tanpa bukti yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.





