Anggaran Kurban Sapi Prabowo Rp 100 Miliar: Purbaya Mengaku Tak Tahu

oleh -3 Dilihat
Anggaran Kurban Sapi Prabowo Rp 100 Miliar: Purbaya Mengaku Tak Tahu

KabarDermayu.com – Kementerian Keuangan melalui Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan tidak mengetahui adanya anggaran sebesar Rp 100 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang digunakan untuk pengadaan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto. Beliau menyatakan akan mengecek informasi tersebut.

Pernyataan ini disampaikan Purbaya usai melaksanakan salat Idul Adha pada Rabu pagi, 27 Mei 2026, di Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Ia mengaku belum mendapatkan informasi mengenai detail anggaran tersebut.

“Saya enggak tahu masalah itu. Saya cek,” ujar Purbaya, seperti dikutip pada Kamis, 28 Mei 2026.

Baca juga: Puluhan Kios di Jalur Puncak Cianjur Dibongkar, KDM Beri Kompensasi Rp10 juta

Lebih lanjut, Purbaya menyarankan agar pertanyaan mengenai anggaran tersebut ditujukan langsung kepada pihak Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg). Menurutnya, kemungkinan besar anggaran tersebut berasal dari internal Kemensetneg.

“Tanya Mensesneg. Saya rasa si uang mereka sendiri,” tambahnya.

Sebelumnya, beredar informasi bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menyalurkan 1.098 ekor sapi kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Anggaran pengadaan sapi kurban ini disebut-sebut berasal dari APBN.

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Juri Ardiantoro, sebelumnya telah mengkonfirmasi bahwa anggaran bantuan sapi kurban Presiden berasal dari APBN. Anggaran tersebut disalurkan melalui pos bantuan kemasyarakatan Presiden.

Saat ditemui di Kompleks Istana Negara, Jakarta, pada Selasa, 26 Mei 2026, Juri Ardiantoro menjelaskan bahwa nilai anggaran yang dikeluarkan mencapai sekitar Rp 100 miliar. Angka ini telah disesuaikan dengan harga sapi di berbagai daerah.

“Sumber anggarannya dari APBN, melalui anggaran bantuan kemasyarakatan Presiden. Jadi kita menyesuaikan harga sapi di setiap daerah. Kurang lebih anggaran yang dikeluarkan sebanyak Rp 100 miliar,” jelasnya.