Car Free Day di Rasuna Said Dimulai 7 Juni Pagi

oleh -6 Dilihat
Car Free Day di Rasuna Said Dimulai 7 Juni Pagi

KabarDermayu.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menetapkan bahwa Car Free Day (CFD) di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, akan kembali diselenggarakan mulai Minggu, 7 Juni 2026. Kegiatan ini akan berlangsung rutin setiap hari Minggu, dari pukul 05.30 hingga 09.00 WIB.

Keputusan ini disampaikan oleh Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim. Ia menjelaskan bahwa durasi CFD di Rasuna Said sengaja dibuat lebih singkat dibandingkan dengan area Sudirman-Thamrin.

Penyesuaian jam operasional ini dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk aktivitas masyarakat dan tingginya mobilitas perkantoran di sekitar lokasi tersebut.

“Pemprov DKI Jakarta telah memutuskan bahwa Car Free Day (HBKB) di Jalan HR Rasuna Said akan kembali digelar secara rutin mulai Minggu, 7 Juni 2026, setiap hari Minggu pukul 05.30-09.00 WIB,” ujar Chico pada Jumat, 29 Mei 2026.

Baca juga: Mitra Pinasthika Mustika Tebar Dividen 2025 Rp 451,89 Miliar: Jadwalnya

Chico menambahkan bahwa pembatasan waktu hingga pukul 09.00 WIB didasarkan pada pengamatan bahwa kawasan HR Rasuna Said mulai menunjukkan peningkatan aktivitas menjelang siang hari.

“Waktu pelaksanaan sengaja dibuat lebih singkat dibandingkan CFD Sudirman-Thamrin karena mempertimbangkan aktivitas masyarakat dan kantor di sekitar kawasan yang mulai ramai pukul 10.00 WIB,” jelasnya.

Sebelum penetapan ini, Pemprov DKI Jakarta telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap rencana pelaksanaan CFD di Rasuna Said. Beberapa aspek krusial yang menjadi fokus evaluasi meliputi kesiapan infrastruktur jalan pascarevitalisasi, optimalisasi pengaturan lalu lintas dan akses keluar-masuk kawasan, serta ketersediaan fasilitas pendukung bagi masyarakat.

“Kesiapan infrastruktur jalan pasca-revitalisasi meski belum 100 persen selesai, sudah dinilai layak. Selain itu pengaturan lalu lintas, fasilitas pendukung masyarakat, dampak terhadap mobilitas warga sekitar, sampai manajemen keramaian dan kebersihan juga dievaluasi,” terang Chico.

Secara umum, hasil evaluasi menunjukkan pandangan yang positif. Pelaksanaan CFD di Rasuna Said dinilai memberikan manfaat signifikan dalam penyediaan ruang publik dan peningkatan kualitas lingkungan bagi warga Jakarta.

Meskipun demikian, evaluasi tersebut juga mengidentifikasi beberapa catatan teknis yang masih memerlukan tindak lanjut dan perbaikan.

“Saat ini persiapan sudah memasuki tahap akhir, termasuk koordinasi dengan Polri, Satpol PP, dan pengelola kawasan. Kami optimistis pelaksanaan mulai Juni berjalan lebih baik dan memberikan ruang terbuka yang nyaman bagi masyarakat Jakarta,” pungkas Chico.

Sebelumnya, CFD di Jakarta sempat ditiadakan pada Minggu, 31 Mei 2026, dalam rangka memperingati Hari Raya Waisak.