Dua Pelaku Curanmor yang Tembak Warga di Jaktim Ditangkap, Senpi Rakitan Disita

oleh -3 Dilihat
Dua Pelaku Curanmor yang Tembak Warga di Jaktim Ditangkap, Senpi Rakitan Disita

KabarDermayu.com – Upaya pelarian dua pelaku tindak pidana pencurian sepeda motor yang sempat melakukan aksi penembakan terhadap seorang pengemudi ojek di kawasan Matraman, Jakarta Timur, akhirnya berakhir di tangan pihak berwajib.

Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil meringkus kedua terduga pelaku di Desa Tebing, Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur, pada Jumat, 24 Juli 2026 sekitar pukul 10.00 WIB. Penangkapan ini merupakan tindak lanjut atas insiden percobaan pencurian yang terjadi di Jalan Salemba Utan Barat, Kelurahan Palmeriam, Kecamatan Matraman.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, mengonfirmasi identitas kedua pelaku, yakni ENR (23) dan RDS (21). Berdasarkan hasil penyelidikan, ENR berperan sebagai eksekutor yang melepaskan tembakan ke arah korban, sementara RDS bertugas sebagai pengemudi sepeda motor yang membonceng rekannya tersebut.

Dalam proses penangkapan, aparat kepolisian menyita barang bukti berupa satu pucuk senjata api rakitan berjenis revolver berwarna perak. Selain itu, petugas juga mengamankan satu butir peluru kaliber 9 milimeter yang diduga digunakan pelaku dalam menjalankan aksinya.

Kombes Pol Iman menyatakan bahwa saat ini kedua pelaku masih berada dalam proses pemeriksaan intensif. Pihak kepolisian tengah mendalami asal-usul kepemilikan senjata api rakitan tersebut serta menelusuri kemungkinan keterlibatan mereka dalam berbagai tindak pidana lain di wilayah hukum yang berbeda.

Atas perbuatan melawan hukum tersebut, para pelaku kini dijerat dengan Pasal 479 juncto Pasal 17 KUHP mengenai percobaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

Peristiwa penembakan yang memicu kepolisian untuk bertindak tegas ini terjadi pada Senin, 20 Juli 2026. Seorang saksi mata di lokasi kejadian, Evi (57), menuturkan bahwa korban sempat mencoba menghalangi niat pelaku yang hendak membawa kabur sepeda motor. Saat itulah, pelaku melepaskan tembakan yang mengenai paha korban.

“Jadi, korban menghalangi motor malingnya. Pas sudah dihalangi, langsung bunyi tembakan. Saya langsung teriak bahwa ada penembakan,” ujar Evi saat memberikan keterangan pasca kejadian.

Evi menambahkan bahwa ia sempat mendengar teriakan “maling” dari arah Pasar Palmeriam sebelum insiden penembakan berlangsung. Sekitar sepuluh orang warga sempat melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku yang menggunakan atribut lengkap seperti masker dan helm untuk menutupi wajah mereka.

Korban yang mengalami luka tembak sempat dilarikan ke puskesmas terdekat, namun karena keterbatasan penanganan, ia kemudian segera dirujuk ke rumah sakit. Pelaku sendiri terpantau melarikan diri ke arah Jalan Matraman Raya setelah melakukan penembakan.

Sementara itu, pemilik motor bernama Ilham (28) mengungkapkan bahwa kejadian bermula saat ia sedang memasak di dalam indekos. Ia awalnya mengira suara gaduh di luar berasal dari kedatangan kurir paket. Namun, setelah menyadari adanya upaya pencurian motor miliknya, ia segera keluar dan mencoba menggagalkan aksi tersebut.

Ilham menceritakan bahwa kedua pelaku gagal membawa kabur motor RX-King miliknya. Meski sempat mengejar dan berteriak meminta pertolongan, ia terpaksa bersembunyi di balik pilar setelah mendengar suara tembakan. Identitas pelaku sulit dikenali karena mereka tertutup rapat oleh masker, helm, dan jaket.

Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menghimpun keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi indekos untuk melengkapi berkas perkara sebelum akhirnya berhasil menangkap kedua tersangka di wilayah Lampung.