KabarDermayu.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Mindanao, Filipina, pada hari Senin, telah memicu kekhawatiran akan potensi tsunami di pesisir Sabah, Malaysia.
Departemen Meteorologi Malaysia (MET) merilis peringatan dini terkait kemungkinan gelombang tsunami yang diperkirakan akan menerjang beberapa wilayah pesisir di Sabah.
Direktur Jenderal MET Malaysia, Mohd Hisham bin Mohd Anip, menyatakan bahwa gelombang tsunami diperkirakan akan tiba di pesisir Sabah, khususnya di daerah Tawau, Semporna, Kunak, dan Lahad Datu. Kedatangan gelombang ini diprediksi terjadi antara pukul 10.30 hingga 12.00 waktu setempat.
Menyikapi peringatan ini, MET mengimbau seluruh masyarakat yang berada di kawasan pesisir yang berpotensi terdampak untuk segera menjauhi area pantai.
Masyarakat juga diminta untuk mematuhi segala instruksi dan arahan yang diberikan oleh pihak berwenang setempat demi keselamatan bersama.
Adapun pusat gempa bumi yang terjadi di Mindanao, Filipina, tercatat berada pada koordinat 5,7 derajat Lintang Utara dan 125,1 derajat Bujur Timur.
Kedalaman gempa ini diperkirakan mencapai 50 kilometer dari permukaan bumi.
Lokasi gempa tersebut berada sekitar 97 kilometer di sebelah selatan Kota Koronadal, Filipina. Jaraknya juga sekitar 747 kilometer di timur dari Semporna, Sabah.





