KabarDermayu.com – Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA) telah menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) tahun 2026 di Jakarta.
Forum yang berlangsung selama dua hari ini bertujuan untuk mengonsolidasikan organisasi sekaligus memperkuat dukungan terhadap agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Rakernas ini dilaksanakan pada tanggal 12-13 Juni 2026 di Hotel Novotel Pulomas, Jakarta Timur. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh nasional, menteri, serta pimpinan Partai Gerindra.
Sejumlah isu strategis nasional juga menjadi pokok bahasan dalam agenda rapat kerja tersebut.
Hashim Djojohadikusumo, yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina PP GEKIRA dan juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, secara resmi membuka kegiatan ini.
Dalam pidatonya, Hashim mengapresiasi perkembangan GEKIRA sebagai organisasi sayap partai yang aktif berkontribusi dalam berbagai isu kebangsaan.
“Saya kira sebagai organ sayap partai, apa yang tengah dilakukan oleh rekan-rekan di GEKIRA amat positif. Kegiatan ini merupakan tanda bahwa GEKIRA terus berkembang dan berkarya dalam mendukung visi Partai Gerindra dan Presiden Prabowo Subianto,” ujar Hashim pada Jumat, 13 Juni 2026.
Pada kesempatan yang sama, Hashim menekankan pentingnya peran serta kader partai dan organisasi sayap dalam memerangi maraknya informasi palsu di ruang publik.
Ia berpesan, “Gekira adalah organisasi politik, sayap partai politik, dengan tujuan politik, bukan paguyuban biasa. Maka, saya minta segenap kader Gekira dan Gerindra untuk berani menanggapi serangan hoaks dan ujaran kebencian yang masif oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.”
Ketua Umum PP GEKIRA, Nikson Silalahi, menyatakan bahwa Rakernas ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi program-program organisasi yang telah berjalan.
Selain itu, forum ini juga menjadi ajang penyusunan agenda kerja yang akan dilaksanakan oleh GEKIRA di masa mendatang.
Nikson menjelaskan bahwa berbagai program yang dirancang GEKIRA akan difokuskan untuk mendukung agenda pembangunan nasional serta memperkuat keterlibatan kader di tengah-tengah masyarakat.
“Dalam forum Rakernas ini kami akan menyusun program-program kerja prioritas dan berskala nasional yang selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia,” ungkap Nikson.
Lebih lanjut, Nikson merinci berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan yang telah dilaksanakan GEKIRA sepanjang tahun terakhir di berbagai daerah.
Kegiatan tersebut mencakup gerakan penanaman satu juta pohon, penyaluran bantuan bagi korban bencana, hingga berbagai kegiatan sosial pada momen hari besar keagamaan.
Di samping itu, organisasi ini juga turut berperan dalam penyelenggaraan Natal Nasional yang dipusatkan di Sorong, Papua Barat Daya.
Ke depannya, GEKIRA berencana untuk semakin memperkuat peran kadernya di tingkat akar rumput.
Hal ini termasuk dalam upaya menyosialisasikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat luas.
“Tujuan kita turun ke akar rumput adalah memastikan agenda-agenda pemerintah dapat dipahami masyarakat secara utuh dan benar sehingga tidak mudah terdistorsi oleh informasi yang tidak akurat maupun hoaks,” tegas Nikson.
Ketua Panitia Rakernas, Melki M. Suawah, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga mengundang sejumlah pejabat pemerintah untuk menjadi pembicara utama.
Para pejabat ini akan memberikan pandangan mendalam terkait berbagai isu nasional yang relevan.
“Beberapa menteri yang hadir menjadi keynote speaker antara lain Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman Maruarar Sirait, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri UMKM Maman Abdurahman, serta Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono, Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i, serta Wamenkes Benny Octavianus,” jelas Melki.
Rakernas GEKIRA tahun 2026 ini diharapkan mampu menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis dan program kerja yang konkret.
Rekomendasi dan program kerja tersebut akan menjadi panduan bagi organisasi dalam mendukung agenda pembangunan nasional dan memperkuat konsolidasi kader di berbagai daerah di Indonesia.





