Iran Beri Keistimewaan Jalur Laut ke China dan Rusia

oleh -4 Dilihat
Iran Beri Keistimewaan Jalur Laut ke China dan Rusia

KabarDermayu.com – Iran telah mengumumkan bahwa Rusia dan China akan mendapatkan perlakuan istimewa saat melintasi Selat Hormuz. Pengumuman ini disampaikan oleh Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri di Parlemen Iran, Ebrahim Azizi.

Menurut Azizi, negara-negara yang memiliki hubungan strategis dengan Iran, seperti China dan Rusia, akan terus menerima syarat yang menguntungkan terkait pelayaran di Selat Hormuz. Hal ini merupakan bentuk apresiasi atas dukungan dan kerja sama yang berkelanjutan dari kedua negara.

“Negara-negara strategis, seperti China dan Rusia, akan terus menikmati perlakuan istimewa dan syarat yang menguntungkan pada hal-hal terkait Selat Hormuz,” ujar Azizi, mengutip Sputnik, pada Sabtu, 30 Mei 2026.

Baca juga: Dhea Natasya Pecah Rekor, Cetak Sejarah WSL Longboard Tour Indonesia

Lebih lanjut, Azizi menjelaskan bahwa pemberian hak istimewa ini didasarkan pada konsistensi Rusia dan China dalam mendukung Iran, terutama di masa-masa sulit. Oleh karena itu, kedua negara akan mendapatkan perhatian khusus untuk kapal dagang maupun tanker mereka yang melintas.

Azizi juga menegaskan bahwa Iran memiliki kedaulatan penuh untuk mengambil keputusan terkait Selat Hormuz. Ia menekankan bahwa tidak ada pihak lain yang berhak mempertanyakan keputusan tersebut.

“Selat Hormuz memiliki kepentingan geopolitik yang terkhusus bagi kami,” kata Azizi. Ia menambahkan bahwa kawasan tersebut merupakan bagian dari perairan teritorial dan geografis Iran.

“Karena itu, Iran memiliki hak untuk membuat keputusan apapun yang dianggap perlu terkait Selat Hormuz, dan tidak ada yang boleh mempertanyakan hak ini,” tegasnya.

Iran telah menetapkan kendali permanen atas pelayaran di Selat Hormuz. Azizi menyatakan bahwa Iran mengelola selat tersebut sesuai dengan aturan dan mekanisme yang telah ditetapkan secara permanen, bukan hanya sementara.

Ia juga mengimbau Amerika Serikat untuk menghentikan anggapan bahwa langkah-langkah Iran terkait Selat Hormuz bersifat lokal atau jangka pendek. Azizi juga meminta negara-negara di kawasan untuk menerima kenyataan ini dan bertindak sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh Iran.