KabarDermayu.com – Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) terus memperkuat perannya dalam ekosistem ekonomi syariah nasional.
Hal ini ditunjukkan melalui partisipasi aktifnya dalam pelantikan Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) periode 1447–1452 H. Acara yang dipimpin langsung oleh KH Ma’ruf Amin ini diselenggarakan di The Tribrata Convention Center, Jakarta, pada Minggu, 24 Mei 2026.
Dalam sambutannya, KH Ma’ruf Amin menyampaikan pandangan optimisnya mengenai prospek cerah ekonomi syariah di Indonesia. Ia menekankan pentingnya ekonomi syariah untuk senantiasa menghadirkan kemaslahatan dan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Direktur Utama LPDB-KUMKM, Krisdianto, menilai bahwa pelantikan Pengurus Pusat MES dan Rapat Kerja Nasional yang bersamaan menjadi momen krusial. Momen ini dinilai penting untuk memantapkan arah pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.
Krisdianto menambahkan, peran Menteri Koperasi yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Pengurus Pusat MES menunjukkan sinergi yang kuat. Acara ini dihadiri oleh banyak tokoh penting yang memiliki perhatian besar terhadap kemajuan ekonomi syariah di tanah air.
Hal ini sejalan dengan arahan Presiden RI yang berkeinginan agar ekonomi syariah menjadi yang terdepan dalam pembangunan nasional.
Ia berharap, kepengurusan MES yang baru dapat melahirkan berbagai inisiatif strategis dan program kerja yang produktif. Program-program tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di berbagai sektor.
“LPDB-KUMKM sebagai instrumen pemerintah siap bersinergi secara proaktif dengan berbagai program kerja MES. Tujuannya adalah untuk memperkuat pengembangan ekonomi syariah nasional secara keseluruhan,” ujar Krisdianto.
Senada dengan itu, Direktur Pembiayaan Syariah LPDB-KUMKM, Ari Permana, menegaskan harapannya. Ia meyakini kepengurusan baru MES akan semakin memperkuat geliat pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia, khususnya melalui sektor koperasi.
“Komitmen kita pada hari ini adalah untuk terus mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia. Kami berharap setelah pelantikan ini, aktivitas dan pertumbuhan ekonomi syariah akan semakin baik, semakin bermanfaat, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Indonesia,” jelas Ari Permana.
Direktur Umum dan Hukum LPDB-KUMKM, Deva Rachman, menyoroti potensi besar Indonesia sebagai kekuatan utama ekonomi syariah dunia. Potensi ini didukung oleh populasi muslim terbesar di dunia serta kolaborasi yang solid antar pemangku kepentingan.
“Ini adalah langkah yang sangat baik untuk melihat Indonesia sebagai negara dengan mayoritas muslim terbesar di dunia. Potensi ini sangat besar dalam mengembangkan ekonomi syariah dan mendorong ekosistemnya semakin maju,” ujar Deva Rachman.
Ia menambahkan, kehadiran berbagai tokoh penting, termasuk unsur LPDB-KUMKM bersama Menteri dan Wakil Menteri Koperasi, menegaskan bahwa ekonomi syariah dan koperasi merupakan kekuatan yang sangat strategis.
Deva Rachman berharap ke depan Indonesia dapat memiliki lembaga atau badan khusus yang berdedikasi penuh dalam mengembangkan ekonomi syariah nasional secara menyeluruh. Keterlibatan koperasi dan LPDB-KUMKM sebagai bagian penting dalam lembaga tersebut sangat diharapkan.
Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) sendiri merupakan sebuah organisasi yang menghimpun berbagai pemangku kepentingan. Tujuannya adalah untuk bersama-sama mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.
Baca juga: Massa Anarko Konsumsi Tramadol dan Hexymer di Balik Demo Ricuh
Pada kepengurusan terbarunya, MES dipimpin oleh Rosan Roeslani sebagai Ketua Umum. Sementara itu, Ferry Juliantono menjabat sebagai Ketua Harian Pengurus Pusat MES untuk periode 1447–1452 H.





