KabarDermayu.com – Beredar luas di media sosial sebuah daftar nama yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Cuitan yang viral tersebut menampilkan sekitar 20 nama petinggi yang disebut-sebut terseret dalam skandal ini.
Salah satu unggahan yang menyebarkan informasi ini berasal dari akun Thread @suzan18706. Dalam keterangannya, akun tersebut menyatakan, “Bocor halus semoga benar adanya…Isunya nama-nama ini yang terlibat korupsi MBG”.
Daftar nama yang beredar mencakup berbagai posisi penting. Di antaranya adalah Kepala BGN yang baru dilantik Presiden, Nanik S Deyang. Selain itu, turut disebutkan nama Patris Rumbayan (ibu Tedy, Ketua DPRD Jatim dan Jateng), Suwardi Samira, Dudung (kepala BGN), Puti Sari (anggota Komisi 9 dari Gerindra), D Mahari (anggota Komisi 9), Yahya Zaini, Wihardi (anggota Banggar), Cucun Ahmad, serta seluruh ketua dan wakil ketua Banggar.
Nama-nama lain yang tertera dalam daftar tersebut antara lain Bima Arya (Wamendagri), Feri (Wamenaker), Ahmad Riza Patria (Ketua Komisi 9), serta seluruh wakil ketua Komisi 9, kecuali Charles Honoris. Seluruh anggota Poksi Komisi 9 juga disebut dalam daftar ini.
Lebih lanjut, daftar tersebut juga mencantumkan nama Dek Gam (Komisi 9), Muslim Ayu (Komisi 3), Fitroh Basori (Wakil KPK), Kajari Purwakarta Sulvia Dewi Hapsari, Kapolres Bekasi Kombes Sumarni, Irma Chaniago (Komisi 6), Uya Kuya (Komisi 3), serta Lula Kamal yang merupakan PIC Menko Pangan.
Tak hanya itu, terdapat pula sebutan untuk “2 kolonel usulan AHY” dan “gabungan asosiasi GAMBI-Kadin makan bergizi Indonesia”.
Menanggapi ramainya daftar nama yang beredar, Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief, memberikan klarifikasi. Ia menyatakan bahwa jumlah nama yang diduga terlibat sebenarnya lebih dari 26 orang, bukan hanya 20 seperti yang ramai diperbincangkan.
“Saya enggak tahu yang beredar tuh kayak apa, karena bukan 20 nama. Yang tertulis 26 dan lain-lain, masih banyak lagi. Jadi, kan itu masih sifatnya, eh, pro-justifia, confidential,” ujar Elza saat dihubungi pada Selasa, 9 Juni 2026.
Elza Syarief menegaskan bahwa puluhan nama petinggi yang akan diungkapkan oleh kliennya tersebut, Sony Sonjaya, telah sepenuhnya tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
“Dalam BAP sudah disampaikan, sudah diketik. Saya kan juga enggak pernah baca. Tapi di dalam BAP sudah ada, BAP-nya saya sudah punya, gitu,” tegas Elza.
Pernyataan ini mengindikasikan bahwa daftar nama tersebut bukanlah sekadar rumor, melainkan telah menjadi bagian dari proses hukum yang sedang berjalan, meskipun sifatnya masih rahasia dan belum dapat dipublikasikan secara luas.





