KabarDermayu.com – SOKSI, sebagai salah satu organisasi pendiri Partai Golkar, berkomitmen untuk terus berkontribusi melalui penyiapan kader-kader terbaik. Komitmen ini ditegaskan oleh Ketua Umum Depinas SOKSI, Mukhamad Misbakhun, yang menekankan peran penting organisasi dalam menghasilkan pemimpin berkualitas untuk partai, pemerintahan, dan lembaga legislatif di berbagai tingkatan.
Pernyataan tersebut disampaikan Misbakhun usai membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Depinas SOKSI di Bandung, Jawa Barat, pada Jumat, 15 Mei 2026. Ia menyoroti bahwa kontribusi terbesar SOKSI terletak pada kemampuannya melahirkan kader-kader yang mumpuni untuk menduduki posisi kepemimpinan.
“SOKSI merasa punya tanggung jawab yang sangat besar sebagai salah satu ormas pendiri Partai Golkar untuk memberikan kontribusi kepada Partai Golkar, baik memberikan kader-kader terbaik untuk menjadi pimpinan di partai, di pemerintahan, maupun menjadi wakil rakyat di DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi hingga DPR RI,” ujar Misbakhun.
Ia menekankan bahwa proses pembentukan kader berkualitas tidak dapat terwujud tanpa adanya konsolidasi organisasi yang kuat dan berkelanjutan. Oleh karena itu, SOKSI akan terus memperkuat sistem kaderisasi sebagai instrumen utama dalam membangun kontribusi nyata bagi Partai Golkar dan bangsa.
Misbakhun menjelaskan bahwa salah satu instrumen kaderisasi yang telah lama menjadi kekuatan SOKSI adalah program P2KB, atau Pendidikan Politik Kader Bangsa. Program ini berfungsi sebagai wadah pendidikan politik sekaligus sarana penanaman semangat ideologi karya kekaryaan bagi seluruh kader SOKSI di berbagai daerah di Indonesia.
“Kami akan mempersiapkan lewat kaderisasi. SOKSI punya program yang disebut P2KB, Pendidikan Politik Kader Bangsa, yang selama ini menjadi alat pendidikan dan instrumen kaderisasi untuk menyampaikan semangat ideologi karya kekaryaan kepada seluruh kader di Indonesia,” jelasnya.
Lebih lanjut, Misbakhun menambahkan bahwa dalam waktu dekat, SOKSI akan kembali mengaktifkan program P2KB. Hal ini akan dilakukan melalui koordinasi dengan Wakil Ketua Umum Bidang Kaderisasi. Selain itu, Rapimnas dan Rakernas tahun ini juga difokuskan untuk menyusun program kerja organisasi selama lima tahun ke depan, meliputi periode kepengurusan SOKSI 2025–2030.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Rakernas dan Rapimnas SOKSI Tahun 2026, Iman Ariyadi, menjelaskan bahwa forum Rakernas dan Rapimnas merupakan upaya untuk memperkuat konsolidasi organisasi. Forum ini juga bertujuan untuk menyusun program kerja, memperkuat peran kader SOKSI, serta membahas rencana strategis organisasi ke depan.
Iman Ariyadi menambahkan bahwa Kota Bandung dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan Rakernas dan Rapimnas SOKSI atas arahan langsung Ketua Umum SOKSI. Pilihan ini didasari oleh fakta bahwa wilayah Jawa Barat merupakan Depidar SOKSI yang paling aktif. Ia juga melaporkan bahwa peserta yang hadir mencapai 503 orang dari seluruh Indonesia, melebihi target yang ditetapkan.
Baca juga: LinkedIn Ikut Lakukan PHK Setelah Meta dan Cloudflare
“Peserta yang hadir berdasarkan data ada 503 peserta dari seluruh Indonesia bahkan melebihi dan besok Insya Allah Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia akan hadir dalam forum ini,” ujar Iman.





