KabarDermayu.com – Kota Bandung kembali diguncang aksi kriminalitas yang meresahkan. Kali ini, seorang warga Rancaekek, Kabupaten Bandung, bernama Suhendar, menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal. Peristiwa tragis ini terjadi saat korban sedang menunggu orang tuanya yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Al Islam Bandung.
Kejadian nahas tersebut berlangsung pada Minggu dini hari, 31 Mei 2026. Lokasi kejadian berada tepat di depan Rumah Sakit Al Islam, Kota Bandung.
Kapolsek Rancasari, Kompol Herman Junaedi, menjelaskan kronologi kejadian. Awalnya, korban berada di rumah sakit untuk menemani orang tuanya yang sedang dirawat. Kemudian, korban keluar dari area rumah sakit untuk mencari udara segar sambil merokok.
Saat korban sedang duduk dan asyik memeriksa ponselnya, tiba-tiba didatangi oleh dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor. Salah satu pelaku turun dari motor dan tanpa peringatan langsung membacok korban menggunakan senjata tajam jenis golok.
“Salah satu pelaku turun dari sepeda motor, kemudian secara tiba-tiba membacok korban menggunakan golok,” ujar Herman pada Senin, 1 Juni 2026.
Akibat serangan mendadak tersebut, korban dilaporkan terjatuh ke dalam selokan dengan kedalaman kurang dari dua meter. Korban mengalami sejumlah luka serius akibat sabetan senjata tajam.
Luka-luka tersebut meliputi sobekan pada bagian bawah leher sebelah kiri, luka sobek di lengan bagian atas siku, serta luka sobek pada pergelangan tangan kiri. Kedalaman dan tingkat keparahan luka menunjukkan kebrutalan serangan tersebut.
“Korban mengalami luka sobek di leher bagian bawah sebelah kiri, luka sobek di tangan atas siku, dan luka sobek di pergelangan tangan kiri,” tambah Herman, merinci luka yang diderita korban.
Setelah melancarkan aksinya, para pelaku dengan cepat melarikan diri dari lokasi kejadian. Hingga saat ini, motif di balik pembacokan brutal tersebut masih belum diketahui secara pasti.
Pihak kepolisian setempat masih terus melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus ini. Petugas gabungan kini tengah berupaya keras memburu para pelaku yang identitasnya belum terungkap.
Selain melakukan pengejaran, polisi juga telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata yang berada di sekitar lokasi kejadian. Penelusuran rekaman kamera pengawas (CCTV) di area sekitar juga terus dilakukan guna membantu mengungkap identitas pelaku serta motif sebenarnya di balik penyerangan sadis tersebut.
Laporan: Cepi Kurnia/tvOne Bandung





