Anwar Ibrahim Ancam Bubarkan Parlemen Malaysia, Siap Pemilu Dini

oleh -8 Dilihat
Anwar Ibrahim Ancam Bubarkan Parlemen Malaysia, Siap Pemilu Dini

KabarDermayu.com – Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim, memberikan peringatan tegas kepada para mitra koalisinya dalam Pemerintahan Persatuan. Ia mengisyaratkan kemungkinan untuk membubarkan parlemen dan mempercepat Pemilihan Umum ke-16 (GE16) jika manuver politik yang dianggap merusak stabilitas terus berlanjut.

Anwar, yang juga menjabat sebagai Ketua Pakatan Harapan (PH), menyatakan bahwa sikap ini dipicu oleh langkah UMNO dan Barisan Nasional yang berencana memperebutkan seluruh kursi di Johor. Tindakan ini dinilai berpotensi menimbulkan perpecahan dalam pemerintahan.

Menurutnya, jika mitra koalisi memilih untuk saling “bertengkar” dan memutuskan hubungan politik, ia tidak akan ragu untuk mengembalikan mandat kekuasaan kepada rakyat melalui pemilihan umum nasional.

“Bahkan, dalam waktu dekat saya harus memanggil pimpinan PH untuk bernegosiasi. Tidak hanya di negara bagian ini, tetapi kita harus berpikir serius. Jika seperti inilah cara kita memecah belah dan memutuskan hubungan di dalam pemerintahan, mungkinkah kita akan memilih untuk menggelar pemilihan umum secara nasional?” ujar Anwar saat menyampaikan pidato pada puncak Konvensi PH 2026 di Johor, Malaysia, Minggu.

Ia menekankan bahwa meskipun keputusan mengenai tanggal pemilihan umum merupakan hak prerogatif Perdana Menteri, langkah drastis seperti pembubaran parlemen tidak akan diambil tanpa adanya konsultasi internal dengan para pimpinan PH.

Lebih lanjut, Anwar juga melontarkan peringatan politik yang lebih tajam. PH menyatakan kesiapannya untuk mengajukan kandidat di seluruh kursi di Johor, Negeri Sembilan, Selangor, Melaka, Penang, dan Pahang apabila negosiasi politik yang sedang berjalan menemui jalan buntu.

“Jika ini pilihan mereka, PH akan bertanding di semua wilayah di Johor, di Negeri Sembilan, semua wilayah… dan kami akan memantau semuanya. Saya akan berdiskusi dengan teman-teman saya, apakah kita siap untuk segera melakukannya (Pemilu)?” tuturnya.

Meskipun demikian, Anwar menegaskan bahwa ia masih mengedepankan sikap sabar demi menjaga stabilitas politik yang menjadi fondasi penting bagi kemakmuran ekonomi Malaysia.

“Namun seperti yang saya katakan sebelumnya, jika mereka yang mulai mengancam, kami akan merespons dengan tegas. Jika mereka bernegosiasi dengan baik, kami adalah orang-orang yang baik, sabar, bijaksana, dan ingin menyelamatkan negara ini,” imbuhnya.

Baca juga: Purbaya Jelaskan Penyebab Rupiah dan IHSG Turun

Di akhir pidatonya, Anwar menyerukan seluruh mesin partai PH untuk bersiaga penuh. Ia juga meminta agar tidak gentar dalam menghadapi kemungkinan rangkaian pemilihan umum yang bisa terjadi dalam waktu dekat, demi mempertahankan prinsip perjuangan partai.