Wakil Presiden Irlandia Bangga Adiknya Ditangkap Israel

oleh -5 Dilihat
Wakil Presiden Irlandia Bangga Adiknya Ditangkap Israel

KabarDermayu.com – Presiden Irlandia, Catherine Connolly menyatakan kebanggaan yang mendalam atas penangkapan adiknya oleh pasukan Israel saat berlayar menuju Gaza. Adiknya, Margaret Connolly, adalah seorang dokter umum dan merupakan bagian dari konvoi kemanusiaan Global Sumud Flotilla.

Margaret Connolly termasuk di antara sedikitnya enam warga negara Irlandia yang ditahan oleh pasukan Israel. Penangkapan terjadi ketika pasukan Israel menaiki kapal yang mereka tumpangi pada hari Senin lalu.

Presiden Catherine Connolly menyampaikan perasaannya usai mengunjungi Raja Charles di Istana Buckingham. Ia mengaku bangga sekaligus sangat mengkhawatirkan kondisi adiknya dan para relawan lainnya.

Meskipun sibuk dengan agenda kenegaraan, Presiden Connolly menegaskan bahwa ia belum sempat mendapatkan detail lengkap mengenai penangkapan adiknya. Ia memilih untuk tidak berkomentar lebih lanjut terkait insiden tersebut.

Insiden ini berpotensi memperkeruh hubungan diplomatik antara Irlandia dan Israel yang memang sudah memburuk. Hubungan kedua negara mengalami ketegangan sejak awal tahun 2024.

Pada tahun 2024, Israel menutup kedutaannya di Dublin. Langkah ini diambil sebagai bentuk protes atas keputusan Irlandia untuk mengakui negara Palestina. Selain itu, Israel juga menuduh Palestina melakukan genosida di Jalur Gaza, tuduhan yang dibantah keras oleh pemerintah Israel.

Kelompok Global Sumud Flotilla melaporkan bahwa pasukan Israel mencegat dan menaiki lebih dari selusin kapal mereka di perairan Mediterania. Lokasi pencegatan berada di selatan Siprus dan utara Gaza. Ini merupakan pencegatan ketiga yang dilakukan Israel terhadap armada tersebut bulan ini.

Hingga kini, belum ada keterangan pasti mengenai jumlah demonstran yang ditahan. Pihak Israel juga belum menginformasikan ke mana para tahanan tersebut dibawa.

Kementerian Luar Negeri Israel merilis sebuah video yang menampilkan para tahanan pada hari Senin. Dalam video tersebut, mereka terlihat saling menyapa sambil menunggu untuk naik ke kapal Israel yang tidak diketahui.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Israel telah membantah anggapan bahwa armada tersebut merupakan sebuah provokasi. Mereka menyatakan bahwa armada tersebut berlayar untuk melayani Hamas, mengalihkan perhatian dari penolakan Hamas untuk melucuti senjata, dan menghalangi kemajuan rencana perdamaian yang diajukan Presiden Trump.

Departemen pers luar negeri Israel belum memberikan tanggapan resmi atas permintaan komentar terkait insiden ini.

Sementara itu, Departemen Luar Negeri Irlandia menyatakan bahwa mereka sedang memantau situasi armada tersebut secara aktif. Pemantauan ini dilakukan seiring dengan siaran langsung yang dilakukan para aktivis pada hari Senin saat kapal mereka dicegat oleh pasukan Israel.

Sebagian besar armada Global Sumud Flotilla telah berlayar dari pelabuhan Marmaris di Turki pada hari Minggu. Beberapa kapal lainnya berangkat dari Italia.

Para aktivis armada merilis sebuah pesan rekaman dari Margaret Connolly bersamaan dengan pengumuman penangkapannya oleh Israel. Dalam video tersebut, ia menyatakan bahwa ia telah diculik dari kapalnya oleh pasukan pendudukan Israel dan ditahan secara ilegal.

Margaret Connolly menunjukkan paspor Irlandianya dan mengenakan kaus bergambar peta Irlandia. Ia menekankan pentingnya perjuangan Palestina sebagai kompas moral zaman ini.

Baca juga: Jose Mourinho Sepakat Gabung Real Madrid: Transfer Terbesar Musim Ini

“Perjuangan Palestina adalah kompas moral zaman kita. Itulah yang membuat kita manusia,” tegasnya dalam video tersebut. Ia menambahkan bahwa rakyat Palestina akan menyelamatkan kemanusiaan kita.