TNI Dilibatkan dalam Pemberantasan Begal Demi Keamanan Warga

oleh -6 Dilihat
TNI Dilibatkan dalam Pemberantasan Begal Demi Keamanan Warga

KabarDermayu.com – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menjelaskan alasan keterlibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam upaya pemberantasan aksi begal yang meresahkan masyarakat di Jakarta.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemenhan, Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait, menyatakan bahwa keterlibatan TNI merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Rico menegaskan bahwa penegakan hukum merupakan tugas utama Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Namun, dalam konteks OMSP, TNI memiliki kewajiban untuk membantu pemerintah daerah dan Polri sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Penjelasan ini disampaikan Rico sebagai respons atas pertanyaan awak media mengenai pengerahan batalyon tempur oleh Kodam Jaya untuk membantu Polri dalam menangani aksi begal di Jakarta.

Menurut Rico, tindakan yang dilakukan oleh jajaran Kodam Jaya semata-mata bertujuan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti menggelar patroli bersama, melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat dengan pendekatan yang humanis, serta melakukan tindakan pencegahan lainnya.

Baca juga: Airlangga: Insentif Pajak Penulis & Diskon Transportasi dalam Paket Stimulus Ekonomi

Lebih lanjut, Rico menambahkan bahwa upaya Kodam Jaya ini sejalan dengan program Menteri Pertahanan Sjafri Sjamsoeddin. Program tersebut menugaskan Batalyon Infanteri (Yonif) di seluruh daerah untuk melindungi warga dari berbagai bentuk aksi kriminal.

Meskipun demikian, Rico menekankan bahwa TNI memiliki batasan dalam penanganan aksi begal. TNI selalu mengutamakan koordinasi dan kerja sama dengan Polri, yang memiliki kewenangan utama dalam melakukan tindakan hukum.

“Tentu seluruh pelaksanaannya tetap mengedepankan profesionalisme, koordinasi dengan Polri, serta pendekatan humanis sesuai aturan yang berlaku,” ujar Rico.

Dengan adanya koordinasi dan kerja sama yang solid antara TNI dan Polri, Rico meyakini bahwa aksi begal dapat ditangani secara lebih maksimal dan efektif.

Operasi Militer Selain Perang (OMSP) merupakan misi non-tempur yang bersifat kemanusiaan. Misi ini umumnya dilaksanakan oleh TNI dalam situasi tertentu, seperti evakuasi warga saat bencana alam, pembangunan infrastruktur di daerah bencana, pengamanan warga, hingga pemberian layanan kesehatan.