Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembunuhan Warga Korea Selatan di Bekasi

oleh -12 Dilihat
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembunuhan Warga Korea Selatan di Bekasi

KabarDermayu.com – Jajaran kepolisian telah berhasil mengamankan terduga pelaku dalam kasus pembunuhan terhadap seorang warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan. Jasad korban sebelumnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di wilayah Bekasi, Jawa Barat.

Meskipun terduga pelaku telah diamankan, pihak kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan mendalam. Tujuannya adalah untuk memastikan sejauh mana keterlibatan individu tersebut dalam peristiwa tragis ini.

Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto. Beliau menyatakan bahwa terduga pelaku memang sudah diamankan namun masih dalam proses pemeriksaan. “Benar diamankan terduga pelaku tp msh dalam pemeriksaan nanti akan kami sampaikan hasilnya,” ujar Budi Hermanto pada Jumat, 29 Mei 2026.

Hingga berita ini diturunkan, polisi belum memberikan keterangan rinci mengenai identitas terduga pelaku. Kronologi penangkapan pun masih dirahasiakan oleh pihak berwenang. Budi menambahkan bahwa pihaknya masih terus mendalami berbagai aspek terkait kasus ini, termasuk motif di balik dugaan pembunuhan tersebut.

Baca juga: Kisah Nabi Ibrahim: Keteladanan Ketaatan dan Pengorbanan

“Nah itu yang belum dapat pastinya,” ungkapnya ketika ditanya mengenai motif pelaku.

Sebelumnya, penemuan jasad seorang WNA asal Korea Selatan telah menimbulkan kehebohan di kalangan warga Tambun Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat. Korban yang diketahui berinisial S, berusia 66 tahun, ditemukan tewas bersimbah darah di kediamannya.

Sejumlah luka ditemukan di tubuh korban. Penemuan jasad tragis ini pertama kali dilakukan oleh putri korban sendiri pada Rabu sore, 27 Mei 2026.

Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dan tergeletak di dalam rumah. Hal ini diungkapkan oleh Kapolsek Tambun Selatan, Komisaris Polisi Wuryanti.

“Ya kronologinya kemarin sore jam 03.00, beliau ditemukan oleh putrinya. Sudah dalam kondisi meninggal,” kata Wuryanti pada Kamis, 28 Mei 2026.

Penemuan jenazah korban seketika menggemparkan lingkungan sekitar tempat kejadian. Pihak kepolisian yang segera menerima laporan langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di TKP, diketahui bahwa korban berada seorang diri di rumah saat kejadian. Kondisi korban saat ditemukan sangat mengenaskan, terlihat dari tubuhnya yang berlumuran darah.

“Betul (korban ditemukan) sendiri di rumah. Betul (Kondisi bersimbah darah),” tegas Wuryanti.