KabarDermayu.com – Selebgram Keanu Agl angkat bicara setelah menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah oleh Hanania Travel.
Keanu menyatakan prihatin terhadap para jemaah yang menjadi korban dan belum dapat berangkat umrah. Ia juga menunjukkan dukungannya terhadap upaya kepolisian dalam mengusut tuntas kasus ini.
“Saya hari ini mau mengucapkan saya turut prihatin terhadap jemaah yang gagal berangkat. Saya turut prihatin yang menjadi korban atas apa yang terjadi. Saya berharap agar jemaah sekalian bisa mendapatkan haknya kembali. Dan saya amat mendukung tindakan kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini. Dan saya akan berlaku kooperatif dalam proses hukum yang berjalan,” ujar Keanu di Markas Polda Metro Jaya, Senin, 8 Juni 2026.
Selama pemeriksaan, Keanu mengaku dicecar sekitar 25 pertanyaan oleh penyidik. Pertanyaan tersebut berfokus pada awal mula perkenalannya dengan Direktur Utama Hanania Group, Ahmad Syah Farhan (ASF), serta bentuk kerja sama yang pernah terjalin.
Menurut Keanu, kerja sama yang dijalin bukan dalam bentuk pembayaran endorsement, melainkan sistem barter yang berupa perjalanan umrah.
“Kenal di mana, terus awal kerja samanya gimana, kontraknya seperti apa. Aku jelasin di dalam bahwa aku dalam kerja sama sama Hanania itu aku enggak menerima uang endorse-an sama sekali. Aku tuh kerja samanya barter,” jelasnya.
Keanu memaparkan bahwa sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, ia diberangkatkan umrah dan diminta untuk membagikan pengalamannya selama perjalanan melalui konten di media sosial.
“Jadi mereka berangkatkan aku, aku promo-in testimoni aku, pengalaman aku selama di sana. Aku juga bawa rekening koran aku periode bulan aku berangkat, yaitu 2 tahun yang lalu, bulan Agustus, dan 1 bulan sebelumnya, 1 bulan setelahnya, bahwa aku enggak menerima aliran dana apa pun dari Hanania Group,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh selebgram yang terlibat dalam program tersebut memiliki pola kerja sama yang sama.
“Barter. Kita semua barter,” tegasnya.
Keanu mengungkapkan bahwa ia berangkat umrah bersama Hanania Group pada akhir Juli 2024 dan kembali ke Indonesia pada Agustus tahun yang sama. Penawaran kerja sama sendiri ia terima beberapa bulan sebelum keberangkatan.
“Aku Agustus. Juli berangkat 29, pulangnya tanggal 10 Agustus 2024. Ditawarinya dari bulan Mei pertengahan,” kata Keanu.
Lebih lanjut, Keanu menceritakan pertemuan pertamanya dengan Ahmad Syah Farhan terjadi di Bali. Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas potensi kerja sama.
“Ketemu langsung. Kita ketemu langsung. Aku kebetulan waktu itu lagi di Bali, terus eh saudara Farhan juga lagi di Bali, akhirnya kita ketemu di sana, ditawarkan. Terus aku pikir-pikir dulu, kita tanda tangan kontrak itu akhir Mei. Pertemuan itu awal Mei,” tuturnya.
Ia menyatakan bahwa kontrak kerja sama tersebut ditandatangani pada akhir Mei 2024.
“Akhir Mei, tanggal 30. Tanggal 30 aku tanda tangan kontrak,” sebut Keanu.
Keanu juga mengaku sebelumnya tidak memiliki hubungan maupun mengenal Farhan ataupun Hanania Group.
“Belum pernah kenal. Aku juga dengan Hanania juga baru itu,” ujarnya.
Terkait bentuk kontrak yang dijalani, Keanu menegaskan bahwa kerja sama tersebut hanya berlaku untuk satu kali perjalanan umrah dan tidak memiliki ikatan jangka panjang.
“Kerja sama sama Hanania-nya untuk barter itu. Selama perjalanan aja. Jadi itu cuma pekerjaan kontrak untuk satu perjalanan umrahnya, bukan aku bukan BA, aku bukan bukan kayak ada periode waktu tertentu, cuma barter trip, berangkat dan promoin testimoni aku selama aku di sana,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, penyidik Polda Metro Jaya membuka kemungkinan untuk memeriksa sejumlah influencer yang diduga pernah menerima kerja sama promosi atau endorse dari Hanania Travel. Langkah ini diambil seiring pendalaman aliran dana perusahaan yang kini tengah diusut polisi, terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah yang menjerat Direktur Utama Hanania Group, Ahmad Syah Farhan (ASF).
Penyidik mendalami dugaan penggunaan uang jemaah untuk berbagai keperluan di luar pemberangkatan umrah, termasuk aktivitas pemasaran melalui media sosial.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Iman Imanuddin mengungkapkan bahwa sebagian dana yang dikelola perusahaan diduga digunakan untuk membayar influencer guna mempromosikan paket umrah.
“Kemudian, sebagian juga digunakan untuk membayar influencer sebagaimana tadi dipertanyakan. Ini untuk kepentingan marketing,” katanya, Selasa, 2 Juni 2026.
Penyidik kini terus menelusuri lebih jauh pihak-pihak yang terlibat dalam aktivitas promosi tersebut. Polisi juga tidak menutup kemungkinan untuk meminta keterangan para influencer yang pernah bekerja sama dengan Hanania Travel.
Nama sejumlah selebgram menjadi sorotan setelah beredar video promosi yang diunggah akun Hanania Tour & Travel pada tahun 2024. Dalam unggahan tersebut, terlihat beberapa influencer menjalani ibadah umrah sambil mempromosikan layanan perjalanan milik perusahaan tersebut.
Beberapa nama yang tampak dalam video tersebut antara lain Keanu Agl, Awkarin, hingga Dara Arafah.





