Fondasi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Stabilitas Politik dan Sinergi Pemerintah-Pengusaha

oleh -6 Dilihat
Fondasi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Stabilitas Politik dan Sinergi Pemerintah-Pengusaha

KabarDermayu.com – Stabilitas politik, kepastian regulasi, dan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi fondasi krusial untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.

Pandangan ini disampaikan oleh Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi), Anthony Leong, dalam debat perdana calon Ketua Umum BPP Hipmi di Jambi.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tidak bisa hanya mengandalkan optimisme angka makro dan target yang ambisius. Kondisi politik yang stabil, keamanan investasi, dan kepercayaan pasar juga memegang peranan penting.

“Tanpa stabilitas politik, pertumbuhan ekonomi 8 persen hanyalah angka. Investor membutuhkan kepastian, pelaku usaha membutuhkan konsistensi kebijakan, dan masyarakat membutuhkan rasa aman terhadap arah pembangunan nasional,” ujar Anthony dalam keterangannya pada Senin, 11 Mei 2026.

Ia menjelaskan bahwa sejarah telah membuktikan bahwa negara dengan pertumbuhan ekonomi tinggi selalu ditopang oleh kondisi politik yang relatif stabil, koordinasi pemerintahan yang kuat, serta minim konflik horizontal dan polarisasi elite.

Baca juga: Maling Motor Tembak Mati Polisi, Sahroni Kecam Keras dan Tuntut Hukuman Maksimal

Agenda besar pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo, menurut Anthony, memerlukan orkestrasi nasional yang solid. Ini mencakup berbagai aspek kebijakan, mulai dari fiskal, industrialisasi, hilirisasi, investasi, hingga penciptaan lapangan kerja.

“Pertumbuhan ekonomi bukan hanya soal memperbesar angka PDB. Yang lebih penting adalah bagaimana pertumbuhan itu lahir dari ekosistem yang sehat: politik stabil, birokrasi efisien, iklim investasi terjaga, dan dunia usaha mendapat ruang berkembang,” tegas Anthony.

Anthony juga menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Harian Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. Kontribusi mereka dinilai penting dalam menjaga keseimbangan politik nasional di tengah dinamika transisi pemerintahan dan tantangan global.

Ia berpendapat bahwa kepemimpinan yang mampu menjembatani berbagai kepentingan nasional merupakan modal utama untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

“Kami harus mengapresiasi setinggi-tingginya Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Pak Prof Sufmi Dasco Ahmad yang menjadi bridge of the nation. Jembatan politik untuk merajut kepentingan nasional. Kepemimpinan yang inklusif menjadi modal fondasi untuk capai pertumbuhan ekonomi 8 persen,” pungkasnya.