Fakta Mengejutkan Norwegia: Negara Bebas Korupsi dan Pajak Tinggi

oleh -6 Dilihat
Fakta Mengejutkan Norwegia: Negara Bebas Korupsi dan Pajak Tinggi

KabarDermayu.com – Norwegia menarik perhatian dunia, terutama selama gelaran Piala Dunia 2026. Meskipun tim nasional mereka tidak berhasil mencapai semifinal, penampilan gemilang Erling Haaland sepanjang turnamen membuat nama Norwegia semakin dikenal luas.

Performa striker bintang tersebut turut memicu rasa ingin tahu publik mengenai negara asalnya. Banyak yang mulai mencari tahu berbagai fakta menarik tentang Norwegia.

Berikut adalah beberapa fakta unik tentang Norwegia yang mungkin belum banyak diketahui.

Kasus Korupsi Hampir Nol

Menurut laman Ganintegrity, Norwegia termasuk negara dengan tingkat korupsi paling rendah di dunia. Lingkungan bisnis di negara ini sangat transparan, sehingga praktik korupsi jarang menjadi hambatan bagi perdagangan maupun investasi.

Korupsi dalam birokrasi dan suap kecil (petty bribery) nyaris tidak ditemukan. Hukum di Norwegia sangat tegas mengatur berbagai tindak pidana, termasuk suap, penyalahgunaan pengaruh, penipuan, pemerasan, penyalahgunaan kepercayaan, hingga pencucian uang.

Aturan ini berlaku tidak hanya bagi warga negara Norwegia, tetapi juga bagi siapa pun yang berada di bawah yurisdiksi hukum negara tersebut. Bahkan, jika tindak pidana dilakukan di luar wilayah Norwegia, pelakunya tetap dapat dikenai hukuman penjara hingga 10 tahun.

Perusahaan pun dapat dimintai pertanggungjawaban pidana jika terbukti terlibat dalam praktik korupsi yang dilakukan oleh pihak yang bertindak atas nama perusahaan.

Pemerintah Norwegia juga melarang pemberian uang pelicin atau facilitation payment. Selain itu, pemberian hadiah atau jamuan bisa dianggap melanggar hukum, tergantung pada nilai, tujuan, dan keuntungan yang diperoleh. Namun, praktik semacam ini sangat jarang terjadi.

Norwegia memiliki sistem penegakan hukum yang kuat dalam memberantas korupsi. Peraturan antikorupsi diterapkan secara konsisten, dan tidak ada laporan mengenai kekebalan hukum bagi pejabat yang terlibat korupsi.

Unit pemberantasan kejahatan ekonomi Norwegia, Økokrim, dikenal efektif dalam menyelidiki dan menuntut kasus-kasus korupsi, baik yang terjadi di dalam negeri maupun yang melibatkan unsur lintas negara.

Biaya Perkuliahan Gratis

Melansir laman education.ec.europa.eu, perkuliahan di perguruan tinggi negeri Norwegia tidak dikenakan biaya kuliah bagi mahasiswa lokal serta mahasiswa dari negara-negara Uni Eropa (EU) dan Wilayah Ekonomi Eropa (EEA).

Sementara itu, mahasiswa internasional dari luar kawasan EU/EEA umumnya diwajibkan membayar biaya kuliah untuk sebagian besar program studi. Besaran biaya ini bervariasi, tergantung pada universitas dan program yang dipilih. Secara umum, biaya kuliah berkisar antara 130.000 hingga 390.000 kroner Norwegia (NOK) atau sekitar Rp240 juta hingga Rp722 juta per tahun.

Meskipun demikian, beberapa universitas di Norwegia menawarkan pembebasan biaya kuliah (tuition waiver) atau bantuan pendanaan sebagian bagi mahasiswa asing.

Pemerintah Norwegia memang tidak menyediakan beasiswa khusus untuk mahasiswa internasional. Namun, calon mahasiswa masih dapat mengajukan pendanaan melalui berbagai program lain, seperti Erasmus Mundus.

Selain itu, mahasiswa juga dapat mengajukan hibah mobilitas Erasmus+ melalui universitas asal mereka untuk membantu membiayai studi atau program pertukaran pelajar di Norwegia.

Kepercayaan Warga terhadap Pemerintah Tinggi

Dalam sebuah artikel yang dirilis Southern Oregon University, AS, pemerintahan di empat negara Nordik, yaitu Finlandia, Swedia, Denmark, dan Norwegia, memiliki peran yang sangat kuat. Berdasarkan data OECD, tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah di negara-negara Nordik berada di atas 60 persen.

Norwegia mencatat angka tertinggi, yakni mencapai 77 persen. Beberapa faktor yang berkontribusi terhadap tingginya kepercayaan masyarakat Nordik terhadap pemerintahannya antara lain pemerintahan daerah yang terdesentralisasi, iklim politik yang lebih kolaboratif, serta pengelolaan pajak yang dikembalikan kepada masyarakat melalui layanan publik.

Terkait sistem politik, negara-negara Nordik menggunakan sistem multipartai sehingga lebih banyak pandangan yang dapat terwakili di parlemen. Di Norwegia, misalnya, terdapat sekitar 10 partai politik yang memiliki wakil di parlemen. Sistem ini dinilai mendorong kerja sama antarpartai dalam menyusun kebijakan.

Faktor terakhir adalah penggunaan anggaran negara. Pajak yang tinggi digunakan untuk membiayai berbagai layanan publik, seperti transportasi umum, pendidikan, dan layanan kesehatan. Kota-kota di negara Nordik memiliki jaringan kereta bawah tanah dan bus yang luas sehingga masyarakat dapat bepergian dengan mudah menggunakan transportasi umum.

Selain itu, pendidikan tinggi di negara-negara tersebut umumnya dapat diakses tanpa biaya kuliah, termasuk hingga jenjang magister dan doktor di sejumlah institusi. Layanan kesehatan juga didukung oleh sistem jaminan sosial yang membuat masyarakat tidak perlu menanggung biaya besar saat berobat.

Norwegia Sangat Memperhatikan Anak

Melansir laman hurtigruten, Norwegia dikenal memiliki kebijakan cuti orang tua yang sangat baik. Ibu yang baru melahirkan berhak mengambil cuti selama 49 minggu dengan gaji penuh atau 59 minggu dengan 80 persen gaji (ketentuan dapat berubah sesuai kebijakan terbaru).

Selain itu, ayah juga memperoleh jatah cuti berbayar untuk mengasuh anak.

Tingkat Pendidikan Warganya Tinggi Dibanding Negara Lain di Eropa

Sekitar 37 persen penduduk Norwegia telah menyelesaikan pendidikan tinggi. Angka ini menjadikan Norwegia sebagai salah satu negara dengan tingkat pendidikan tertinggi di Eropa.

Tingkat Literasi Warganya Tinggi

Warga Norwegia termasuk salah satu masyarakat dengan minat baca tertinggi di dunia. Rata-rata penduduk menghabiskan sekitar US$76 atau setara Rp 1,3 juta untuk membeli buku setiap tahun, sementara sekitar 2.000 judul buku baru diterbitkan setiap tahunnya.

Sumber Listrik di Norwegia dari PLTA

Sekitar 98–99 persen listrik di Norwegia berasal dari pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Persentase ini merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.