Kuatnya Kepercayaan Konsumen Tak Mampu Bendung Pelemahan Rupiah

oleh -7 Dilihat
Kuatnya Kepercayaan Konsumen Tak Mampu Bendung Pelemahan Rupiah

KabarDermayu.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi masih akan bergerak fluktuatif, namun ditutup melemah pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor Bank Indonesia (BI), kurs rupiah terhadap dolar AS berada di level Rp 17.415 pada Senin, 11 Mei 2026. Posisi ini melemah 40 poin dari kurs sebelumnya di level Rp 17.375 pada perdagangan Jumat, 8 Mei 2026.

Sementara itu, pada perdagangan pasar spot Selasa, 12 Mei 2026 hingga pukul 09.04 WIB, rupiah ditransaksikan di Rp 17.489 per dolar AS. Posisi ini melemah 75 poin atau 0,43 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 17.414 per dolar AS.

Pengamat ekonomi dan pasar uang, Ibrahim Assuaibi, menjelaskan bahwa survei Konsumen Bank Indonesia pada April 2026 menunjukkan keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional tetap terjaga di zona optimistis.

Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) April 2026 yang berada di level 123,0, sedikit meningkat dibandingkan Maret 2026 yang sebesar 122,9. Tingkat indeks di atas 100 mengindikasikan bahwa konsumen masih memiliki optimisme terhadap kondisi ekonomi.

Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa terjaganya keyakinan konsumen terutama didorong oleh peningkatan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE). Pada April 2026, IKE tercatat sebesar 116,5, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 115,4.

Kenaikan IKE menunjukkan adanya perbaikan persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini, termasuk ketersediaan lapangan kerja, tingkat penghasilan, dan daya beli, dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

IKK menggunakan tahun acuan dengan nilai 100. Dengan demikian, indeks kepercayaan konsumen pada April 2026 di level 123 mencerminkan optimisme yang berada di atas nilai acuan.

Baca juga: Nadiem Akui Kerugian Waktu Rutin Tiap Bulan Menjabat Menteri

Di sisi lain, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) tetap berada pada level optimistis sebesar 129,6. Meskipun demikian, angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan Maret 2026 yang mencapai 130,4.

Penurunan tipis IEK mengindikasikan bahwa konsumen masih memiliki keyakinan positif terhadap prospek ekonomi ke depan, meskipun tingkat optimisme sedikit lebih moderat dibandingkan bulan sebelumnya.

“Mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 17.410—Rp 17.460,” ujar Ibrahim Assuaibi.

Sebagai informasi tambahan, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa tanggapan Iran terhadap proposal perdamaian AS “sama sekali tidak dapat diterima”. Pernyataan ini meningkatkan risiko geopolitik.

Pada hari Minggu, Trump menolak proposal balasan terbaru Teheran terhadap kerangka perdamaian Washington, dengan mengatakan bahwa tanggapan Iran “sama sekali tidak dapat diterima”. Komentar tersebut meredam harapan akan meredanya ketegangan dalam waktu dekat di kawasan Teluk.

Proposal asli AS dilaporkan menginginkan penghentian kegiatan pengayaan uranium Iran selama 20 tahun, penghapusan persediaan uranium yang sangat diperkaya, dan pembongkaran fasilitas nuklir utama sebagai imbalan atas pencabutan sanksi dan penghentian aksi militer.

Tanggapan Iran, yang disampaikan melalui mediator Pakistan, dilaporkan menuntut pencabutan sanksi, penghentian kehadiran angkatan laut AS di sekitar Selat Hormuz, jaminan keamanan, dan pengakuan hak Iran untuk melanjutkan beberapa aktivitas nuklir.

IHSG dibuka menguat 41 poin atau 0,60 persen di level 6.946 pada pembukaan perdagangan Selasa 12 Mei 2026 dan berpotensi rebound dibayangi koreksi di perdagangan hari ini.