Prabowo Kurban Pakai Dana APBN, Ini Kata Menag

oleh -4 Dilihat
Prabowo Kurban Pakai Dana APBN, Ini Kata Menag

KabarDermayu.com – Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar memberikan tanggapan terkait penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pembelian sapi kurban Presiden Prabowo Subianto.

Ia menekankan bahwa esensi kurban adalah untuk mereka yang membutuhkan, tanpa memandang latar belakang agama.

“Kurban itu bukan hanya untuk umat Islam, tapi untuk siapa pun yang kelaparan. Siapa pun yang membutuhkan, itu ada dalam hadist nabi,” ujar Nasaruddin di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, pada Kamis, 28 Mei 2026.

Menurutnya, pembagian daging kurban merupakan hak setiap masyarakat untuk dapat mengonsumsinya. Hal ini sejalan dengan tujuan zakat fitrah saat Idulfitri.

“Kita tujuannya kurban itu sama dengan Idulfitri, kata Rasulullah SAW, tidak boleh ada orang yang kelaparan, tidak makan, pada Hari Raya Id. Karena itu zakat fitrah itu bertujuan untuk semua harus kenyang pada Hari Raya Idul Fitri dengan cara mengkonsumsi karbo. Untuk Iduladha pasangannya adalah protein hewani,” jelasnya.

Nasaruddin berharap agar pada momentum Iduladha ini, tidak ada seorang pun yang tidak dapat mengonsumsi daging.

Lebih lanjut, Nasaruddin mengutip sebuah hadist Nabi Muhammad SAW yang mencontohkan pentingnya memberi makan kepada orang yang kelaparan, bahkan jika mereka memiliki keyakinan yang berbeda.

“Ada seorang perempuan Yahudi kelaparan pada hari itu, kata Rasulullah, tidak boleh ada yang kelaparan. Apa pun agamanya, ambilah dari miliknya (dan) masjid untuk dibagikan kepada mereka,” tuturnya.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto telah menyalurkan 1.098 ekor sapi kurban untuk perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di tahun 2026. Dana untuk pembelian ribuan sapi kurban ini bersumber dari anggaran bantuan kemasyarakatan presiden.

“Jadi sumber anggarannya dari APBN ya, melalui anggaran bantuan presiden, bantuan kemasyarakatan presiden,” kata Wakil Sekretaris Kabinet (Wamensesneg) Juri Ardiantoro kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Selasa, 26 Mei 2026.

Juri memperkirakan total anggaran yang dikeluarkan pemerintah untuk pengadaan 1.098 ekor sapi kurban ini mencapai sekitar Rp100 miliar.

“Jadi harga sapi tentu bervariasi karena bobotnya beda-beda dan lokasinya juga tentu mempengaruhi harga sapi. Jadi kita menyesuaikan harga sapi di setiap daerah. Kurang lebih anggaran yang dikeluarkan sebanyak Rp100-an miliar, Rp100 miliar,” ungkapnya.

Dari ribuan sapi yang dibeli, Prabowo menyalurkan satu ekor sapi ke Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Sapi jenis simental tersebut memiliki bobot 1,3 ton.

“Yang sapi Bapak Presiden di Istiqlal itu jenis sapi Simental. Bobotnya 1,3 ton,” jelas Juri.

Baca juga: Sapi Kurban Mengamuk di Indramayu: Akhir Cerita Warga

Juri menambahkan bahwa sebanyak 1.098 ekor sapi disalurkan oleh Prabowo pada Idul Adha tahun ini. Sekitar 598 ekor sapi akan didistribusikan ke 38 provinsi serta 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.