PTPN IV Palmco: Laba Rp 7,08 T di 2025, Ini Rahasianya

oleh -9 Dilihat
PTPN IV Palmco: Laba Rp 7,08 T di 2025, Ini Rahasianya

KabarDermayu.com – PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN) IV PalmCo Sub-Holding PTPN III (Persero) mencatat kinerja finansial yang impresif di tahun buku 2025. Perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 7,08 triliun, sebuah peningkatan signifikan sebesar 90,3 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang hanya Rp 3,72 triliun.

Hasil audit keuangan ini diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025. Direktur Utama PTPN IV Palmco, Jatmiko, menjelaskan bahwa lonjakan laba ini didorong oleh dua faktor utama: peningkatan volume produksi minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan efisiensi operasional yang berkelanjutan.

Kinerja positif ini juga mencerminkan penguatan fundamental bisnis perusahaan. PTPN IV Palmco dinilai berhasil memberikan nilai tambah yang substansial di tengah berbagai tantangan global yang meliputi ketidakpastian ekonomi, volatilitas harga energi, dan dampak anomali iklim sepanjang tahun 2025.

“Alhamdulillah, Laba Bersih Setelah Pajak (Net Profit) tahun 2025 mencapai angka Rp7,08 triliun atau 90,3 persen lebih tinggi jika dibandingkan perolehan tahun lalu yang berada di angka Rp3,72 triliun,” ujar Jatmiko dalam keterangannya di Kantor BP BUMN Jakarta pada Rabu, 1 Juli 2026.

Jatmiko merinci lebih lanjut bahwa kenaikan laba ini tidak terlepas dari penguatan harga jual rata-rata CPO di tahun 2025 yang mencapai Rp14.223 per kilogram. Angka ini melampaui harga tahun 2024 sebesar 10,4 persen.

Perusahaan tidak hanya bergantung pada kenaikan harga, tetapi juga mampu memaksimalkan momentum tersebut melalui peningkatan volume penjualan CPO. Selain itu, manajemen risiko dan pengendalian biaya operasional menjadi kunci utama keberhasilan ini.

“Pengendalian biaya dan peningkatan produksi menjadi tulang punggung perusahaan. Fundamental inilah yang membuat kenaikan harga CPO sebesar 10 persen di tahun 2025 mampu membuahkan lonjakan laba hingga 90 persen di tengah berbagai tantangan,” tegasnya.

Pencapaian laba bersih Rp 7,08 triliun ini menandai periode pertumbuhan eksponensial bagi PTPN IV Palmco sejak transformasi perusahaan tiga tahun terakhir. Pada tahun 2023, laba bersih tercatat sebesar Rp 2,53 triliun, kemudian naik menjadi Rp 3,72 triliun di tahun 2024, dan melonjak drastis di tahun 2025.

Perseroan menegaskan bahwa angka profitabilitas tertinggi selama periode transformasi ini merupakan hasil dari kerja keras dan strategi yang tepat.

Selain laba bersih, indikator keuangan lainnya juga menunjukkan perbaikan. EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) meningkat signifikan menjadi Rp 13,27 triliun, naik 46 persen dari Rp 9,09 triliun pada tahun 2024. Tingkat pengembalian aset atau return on assets (ROA) pun tercatat memuaskan, mencapai 9,2 persen.

Secara operasional, PTPN IV Palmco berhasil memproduksi 2,70 juta ton CPO sepanjang tahun 2025. Volume produksi ini menunjukkan peningkatan sebesar 7,87 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 2,49 juta ton.

Meskipun demikian, manajemen PTPN IV Palmco menyadari bahwa capaian ini bukanlah akhir dari perjalanan transformasi. Perusahaan berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi mendalam terhadap aspek operasional, memperkuat manajemen risiko, serta meningkatkan efisiensi demi menjaga keberlanjutan kinerja positif di masa mendatang.

“Terima kasih atas dukungan penuh pemegang saham. Apresiasi untuk kerja keras seluruh insan Perseroan. Capaian ini menjadi milestone, tapi bukan garis akhir. Masih banyak ruang untuk terus tumbuh mengoptimalkan kinerja operasi dan finansial agar terus memberikan manfaat maksimal,” tutup Jatmiko.