Seskab Teddy dan Mensos Bahas Rencana Pendidikan 1.000 Anak Kurang Mampu dan Jalanan

oleh -6 Dilihat
Seskab Teddy dan Mensos Bahas Rencana Pendidikan 1.000 Anak Kurang Mampu dan Jalanan

KabarDermayu.com – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya melaksanakan pertemuan dengan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, pada hari Sabtu, 30 Mei 2026. Pertemuan ini membahas berbagai program unggulan yang dicanangkan oleh Kementerian Sosial.

Informasi mengenai pertemuan tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet, @sekretariat.kabinet, pada Minggu, 31 Mei 2026. Disebutkan bahwa Seskab Teddy menerima kedatangan Mensos Gus Ipul di tanah air pada Sabtu, 30 Mei 2026.

Setelah pertemuan dengan Seskab Teddy, Menteri Sosial dijadwalkan untuk melanjutkan agenda kerjanya ke Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Perjalanan ini merupakan bagian dari rangkaian tugasnya di berbagai daerah.

Baca juga: Hasil Sprint Race F1 GP Kanada 2026: Russell Juara, Norris Kedua, Antonelli Ketiga

Dalam pertemuan tersebut, Seskab Teddy dan Gus Ipul secara spesifik mendiskusikan rencana pembukaan program Sekolah Rakyat. Program ini direncanakan akan dimulai pada tahun ajaran baru, tepatnya di bulan Juli 2026.

Sekolah Rakyat ini memiliki target yang ambisius, yaitu memberikan akses pendidikan yang memadai, fasilitas penginapan, layanan kesehatan, serta kehidupan yang layak bagi lebih dari 45 ribu anak. Sasaran utama program ini mencakup anak-anak dari keluarga kurang mampu, anak-anak yang putus sekolah, dan juga anak-anak yang belum pernah mengenyam pendidikan formal sama sekali.

Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas rencana konkret untuk menyekolahkan seribu anak. Anak-anak ini terdiri dari mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu, anak-anak yang tidak bersekolah, hingga anak-anak jalanan. Program Sekolah Rakyat menjadi solusi utama untuk memberikan kesempatan pendidikan bagi mereka.

Rencana ini sejalan dengan arahan dari Presiden Prabowo. Presiden Prabowo memiliki keinginan kuat agar seluruh anak di Indonesia, tanpa terkecuali, mendapatkan kesempatan yang sama dalam hal pendidikan. Fasilitas yang layak dan nyaman menjadi prioritas, serta pemberian bekal yang memadai bagi setiap anak untuk meraih masa depan yang lebih cerah dan sejahtera.