KabarDermayu.com – PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) merayakan hari jadinya yang ke-50 dengan menyelenggarakan program Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen berkelanjutan perusahaan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Executive Director Summarecon Agung, Hindarko Hasan, menyatakan bahwa program ini adalah manifestasi nyata dari upaya Summarecon untuk memberikan manfaat kepada masyarakat luas. Ia menekankan pentingnya penglihatan yang sehat sebagai kunci untuk menjalani kehidupan secara optimal.
Hindarko menambahkan bahwa program ini sebelumnya telah sukses dilaksanakan di Tangerang dan Bogor. Pelaksanaan di Kota Bandung menjadi rangkaian terakhir dari kegiatan bakti sosial tersebut.
Baca juga: Wakil Kepala BGN Baru: Mayjen TNI Trenggono Gantikan Sony Sanjaya
Kegiatan operasi katarak gratis ini terselenggara berkat kolaborasi antara Summarecon Bandung dengan berbagai pihak. Mitra yang terlibat antara lain Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Kementerian Sosial Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kota Bandung, serta RS Murni Teguh Naripan Bandung.
Operasi dilaksanakan pada tanggal 30 Mei 2026 di RS Murni Teguh Naripan Bandung. Pelaksanaan didukung penuh oleh tim dokter spesialis mata dan tenaga medis yang memiliki pengalaman luas di bidangnya.
Tak hanya tindakan operasi, program ini juga mencakup pendampingan pascaoperasi. Pasien menerima pemberian obat-obatan serta observasi lanjutan pada hari pertama setelah operasi untuk memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik.
Summarecon berharap melalui program ini, para pasien dapat kembali melihat dengan jernih dan menikmati kualitas hidup yang lebih baik. Hindarko juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran acara.
Antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. Terbukti dengan adanya 244 pendaftar yang berasal dari Kota dan Kabupaten Bandung, serta wilayah lain seperti Bekasi, Subang, Garut, Tasikmalaya, hingga Majalengka.
Hasil screening kesehatan yang dilaksanakan pada 23 Mei 2026 di Balerea, Plaza Summarecon Bandung, menunjukkan bahwa sebanyak 104 pasien dinyatakan layak menjalani tindakan operasi. Rinciannya meliputi 102 pasien katarak dan 2 pasien pterigium, yaitu kondisi pertumbuhan jaringan konjungtiva yang dapat mengganggu penglihatan.





