KabarDermayu.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim bahwa negaranya memiliki kemampuan untuk menghancurkan seluruh infrastruktur di Iran dalam waktu yang sangat singkat, hanya dalam dua hari.
Meskipun demikian, Trump juga menegaskan bahwa pihak Amerika Serikat tidak pernah meremehkan ketahanan Iran dalam menghadapi situasi perang.
Baca juga: Duel Seru Serie A: Genoa vs AC Milan dan Inter Milan vs Verona Tayang Langsung Pekan Ini
“Amerika Serikat bisa melumpuhkan semua jembatan dan kapasitas listrik mereka dalam dua hari. Semuanya,” ujar Trump dalam pernyataannya.
Lebih lanjut, Trump mengungkapkan adanya pola kegagalan berulang dalam upaya diplomasi dengan Iran. Ia menilai hal ini disebabkan oleh sifat Iran yang tidak dapat diprediksi.
“Mereka tadinya akan memberi kami semua yang kami inginkan. Namun, setiap kali mereka membuat kesepakatan, keesokan harinya seolah-olah percakapan itu tidak pernah terjadi. Ini terjadi sekitar lima kali. Ada yang salah dengan mereka, sebenarnya mereka gila,” ungkap Trump.
Presiden AS ini kemudian menggambarkan bahwa solusi terhadap masalah ini berada di antara pilihan eskalasi konflik atau pengekangan diri.
“Ini bisa berakhir dengan kekerasan atau tanpa kekerasan, dan saya jauh lebih memilih tanpa kekerasan,” tegas Trump.
Menanggapi pertanyaan mengenai pemilu sela di Amerika Serikat yang dijadwalkan pada bulan November mendatang, Trump menyatakan bahwa ia tidak akan membiarkan hasil pemilu tersebut menentukan langkah selanjutnya terkait Iran. Ia kembali menegaskan posisinya bahwa Iran tidak boleh memiliki program nuklir.





