TNI Selamatkan 44 Warga Papua Pegunungan dari OPM

oleh -8 Dilihat
TNI Selamatkan 44 Warga Papua Pegunungan dari OPM

KabarDermayu.com – Sebanyak 44 warga pendulang emas berhasil dievakuasi oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Komando Gabungan (Koops) Habema. Evakuasi ini dilakukan dari Kampung Kawe, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan pada Minggu, 24 Mei 2026.

Para warga tersebut terpaksa melarikan diri dari kampung mereka lantaran merasa terancam oleh keberadaan Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang diketahui beroperasi di wilayah tersebut. Kekhawatiran akan keselamatan mendorong mereka untuk meninggalkan rumah.

Kepala Penerangan Koops Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan bahwa tindakan evakuasi ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat sipil. Perlindungan ini diberikan kepada mereka yang terdampak langsung oleh situasi gangguan keamanan yang terjadi di wilayah pedalaman Papua Pegunungan.

Wirya tidak merinci lebih jauh mengenai kronologi pasti bagaimana ke-44 warga itu dapat berhasil melarikan diri dari ancaman OPM. Informasi mengenai detail kejadian tersebut tidak diungkapkan secara spesifik.

Namun, ia menjelaskan bahwa proses evakuasi dimulai ketika ke-44 warga tersebut telah tiba di Pelabuhan Tanah Merah yang berlokasi di Kabupaten Boven Digoel. Perjalanan mereka dari Kampung Kawe menuju pelabuhan tersebut ditempuh menggunakan tiga unit kapal long boat.

Baca juga: Thomas Tuchel Ungkap Skuad Inggris: Toney & Watkins Masuk, Nama Besar Tersingkir Jelang Piala Dunia 2026

Setibanya di Pelabuhan Tanah Merah, seluruh warga pendulang emas tersebut segera mendapatkan pengamanan serta pendampingan yang intensif. Pengamanan dan pendampingan ini dilakukan oleh personel Koops TNI Habema bersama dengan aparat gabungan lainnya. Tujuannya adalah untuk menjalani proses pendataan, pemeriksaan, dan pengamanan lanjutan.

Setelah mendampingi seluruh warga yang berhasil dievakuasi, personel Koops Habema kemudian meningkatkan langkah-langkah pengamanan di berbagai wilayah yang dianggap rentan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa masyarakat di daerah tersebut dapat merasa aman dari potensi ancaman.

Wirya menegaskan komitmen Koops TNI Habema bersama dengan aparat terkait untuk terus berupaya memastikan situasi keamanan tetap kondusif. Peningkatan langkah-langkah pengamanan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan agar tidak terjadi lagi gangguan keamanan lanjutan di wilayah tersebut.

Ia juga memberikan jaminan bahwa hingga saat ini, ke-44 warga yang berhasil dievakuasi telah menerima pelayanan terbaik dari jajaran TNI. Penanganan dan pemenuhan kebutuhan mereka menjadi prioritas utama.

Pihaknya secara berkelanjutan akan terus memperkuat sinergi antaraparat terkait. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa seluruh wilayah Papua Pegunungan aman dari berbagai aktivitas yang dilakukan oleh OPM. Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan stabilitas bagi masyarakat.