KabarDermayu.com – Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengumumkan klaim keberhasilan dalam operasi militer yang menewaskan sejumlah komandan senior di dalam Aparat Keamanan Umum Hamas di Jalur Gaza.
Menurut pernyataan IDF, serangan yang dilancarkan di bagian utara Jalur Gaza ini telah membuahkan hasil. Mereka mengklaim bahwa operasi ini berhasil melumpuhkan elemen penting dalam struktur keamanan Hamas.
Secara spesifik, IDF menyebutkan nama Hassan Rabah Hassan Labad, yang memegang posisi sebagai wakil kepala Aparat Keamanan Umum Hamas. Ia diidentifikasi sebagai tokoh kunci dalam proses pengambilan keputusan dan pengembangan strategi di dalam badan tersebut.
Selain Labad, tiga individu lain yang juga dilaporkan tewas dalam serangan tersebut adalah Asim Amin Shalash Shubair, Abdullah Ata Younes Abu Kaloub, dan Muhammad Naaman Zaki Abu Mark. Ketiganya juga disebut memiliki peran sentral dalam pengambilan keputusan di dalam Aparat Keamanan Umum Hamas.
Dalam konteks ini, Hamas menjelaskan bahwa Aparat Keamanan Umum mereka merupakan unit yang sangat sentral dan bersifat rahasia. Fungsi utamanya adalah untuk menjamin keamanan bagi jajaran pimpinan tertinggi gerakan tersebut.
Unit ini juga bertanggung jawab untuk mengatur jalur komunikasi antar-pemimpin Hamas. Selain itu, mereka berperan dalam mengoordinasikan berbagai pertemuan penting yang melibatkan para petinggi gerakan.
Serangan ini terjadi pada malam hari, menandakan intensitas operasi militer yang terus berlangsung di wilayah tersebut. Klaim kematian komandan senior ini merupakan perkembangan signifikan dalam konflik yang sedang berlangsung.





