Keanu AGL Terkejut dan Prihatin Kasus Umrah Hanania Group, Berharap Jemaah Peroleh Haknya

oleh -5 Dilihat
Keanu AGL Terkejut dan Prihatin Kasus Umrah Hanania Group, Berharap Jemaah Peroleh Haknya

KabarDermayu.com – Selebgram dan kreator konten Keanu AGL mengungkapkan rasa kaget dan sedihnya atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah yang melibatkan Hanania Group.

Ia mengaku tidak percaya bahwa perusahaan yang pernah bekerja sama dengannya dua tahun lalu ini bisa terjerat masalah hukum.

Keanu menjelaskan bahwa saat itu Hanania Group memiliki legalitas yang jelas dan reputasi yang baik di mata publik.

Ia merasa prihatin atas nasib para jemaah yang menjadi korban dalam kasus ini.

Bagi Keanu, kasus ini juga menjadi musibah pribadi karena ia pernah ikut mempromosikan travel tersebut.

“Ini juga musibah buat aku juga, karena aku juga menerima tawaran ini,” ujar Keanu.

Ia menambahkan bahwa saat itu ia sudah melakukan pemeriksaan dan perusahaan tersebut memiliki izin yang sah serta terakreditasi di bawah pengawasan Kementerian Agama.

Reputasi Hanania Group sebelum Keanu berangkat pun dinilai sudah cukup baik.

Selain itu, tawaran kerja sama yang diberikan bersifat positif dan tidak melanggar hukum.

Mengingat ibadah umrah adalah hal yang penting dalam agamanya, Keanu merasa tidak ada alasan untuk menolak tawaran tersebut pada dua tahun lalu.

Keanu juga menyebutkan bahwa hingga beberapa waktu setelah ia menjalankan ibadah umrah bersama Hanania, masih banyak jemaah yang memberikan testimoni positif mengenai layanan travel tersebut.

Banyak jemaah yang berterima kasih karena telah direkomendasikan untuk menggunakan jasa Hanania Group.

Situasi ini benar-benar mengejutkan, mengecewakan, dan memprihatinkan baginya.

Ia sangat berharap agar para jemaah bisa mendapatkan hak mereka kembali dan memperoleh keadilan.

Keanu juga mengungkapkan bahwa beberapa temannya yang pernah ikut perjalanan umrah bersama Hanania kemungkinan akan dimintai keterangan oleh penyidik.

Informasi mengenai hal tersebut beredar di media sosial.

Keanu mengaku terkejut karena sebelum kasus ini mencuat, ia masih melihat antusiasme ribuan jemaah terhadap Hanania dalam acara reuni yang digelar oleh travel tersebut.

“Kaget, kaget, kaget, aku sedih, aku syok,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa setelah ia berangkat umrah, ada jeda waktu sekitar dua tahun.

Selama periode tersebut, Keanu sering diundang ke acara reuni akbar yang diselenggarakan oleh Hanania Group untuk menjaga silaturahmi dengan para jemaah.

Dalam acara reuni tersebut, ia melihat kehadiran sekitar 3.000 hingga 4.000 orang yang masih mencintai dan percaya pada Hanania.

Hal ini membuatnya semakin terkejut dan sulit dipercaya bahwa kasus ini bisa terjadi.

Di sisi lain, kuasa hukum Keanu, Charles P. Situmorang, menegaskan bahwa kliennya tidak memiliki hubungan hukum dengan perusahaan yang berada di bawah Hanania Group.

Charles menjelaskan bahwa Keanu bukan bagian dari pengurus maupun pemilik perusahaan tersebut.

“Mas Keanu ini tidak terlibat atau masuk dalam kepengurusan PT atau perusahaan yang dibawahi Hanania Group,” kata Charles.

Keanu tidak menjabat sebagai direksi, pemegang saham, komisaris, maupun investor.

Oleh karena itu, secara badan hukum, tidak ada kaitan antara Keanu dengan Hanania Group.

Charles menegaskan bahwa Keanu murni hanya sebagai tamu yang diundang untuk mengikuti paket umrah yang diadakan oleh Hanania Group.

Sebagai imbalannya, Keanu mendapatkan fasilitas umrah gratis.

Penyidik Polda Metro Jaya diketahui terus mendalami dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah yang melibatkan Hanania Group.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah memeriksa sejumlah influencer yang diduga pernah bekerja sama dengan biro perjalanan tersebut.

Pada Senin, 8 Juni 2026, Keanu Angelo atau Muhamad Miftahuda memenuhi panggilan penyidik untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi.

Pemeriksaan tersebut berlangsung cukup lama, dari pagi hingga sore hari.

“Benar, pada Senin, 8 Juni 2026, penyidik telah memeriksa Keanu Angelo alias Muhamad Miftahuda (KA/MM) sebagai saksi terkait perkara umroh PT Khazanah Tamma International/Hanania Group,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, pada Senin, 8 Juni 2026.

Ia menambahkan bahwa pemeriksaan berlangsung dari pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB dengan didampingi oleh kuasa hukum.

Pemeriksaan terhadap Keanu merupakan bagian dari upaya penyidik untuk menelusuri pola kerja sama promosi yang dilakukan Hanania Group dengan berbagai figur publik.

Penyidik mendalami berbagai aspek, mulai dari bentuk kontrak kerja sama, fasilitas yang diterima, hingga pembayaran yang diberikan kepada para influencer.

“Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik mengajukan 28 pertanyaan yang pada pokoknya mendalami kerja sama endorse, kontrak, fasilitas, pembayaran, serta legalitas travel tersebut,” jelas Budi Hermanto.